TRIBUNNEWS.COM - Gol tunggal yang dicetak Desire Doue ke gawang Angers pada menit ke-55 dalam laga lanjutan Liga Prancis, Sabtu (5/4/2025) tadi malam memastikan kemenangan PSG dengan skor 1-0.
Kemenangan tipis atas Angers di kandang sendiri akhirnya juga memastikan PSG menyegel gelar juara Liga Prancis musim 2024/2025.
Tim berjuluk Les Parisiens itu berhak dinobatkan sebagai juara Liga Prancis musim ini, meski kompetisi masih menyisakan enam laga sisa lagi.
Hal ini karena jumlah poin PSG pada pekan ke-28 sudah mustahil dikejar oleh rival terdekatnya di tangga klasemen Liga Prancis.
PSG yang saat ini telah mengumpulkan 74 poin dari 28 laga unggul telak 24 poin dari Monaco selaku rival terdekatnya.
Dengan menyisakan 6 laga sisa, mustahil bagi Monaco bisa menyamai ataupun melampaui jumlah poin klub besutan Luis Enrique saat ini.
Sekalipun PSG kalah terus pada sisa laga yang ada, lalu Monaco mampu menyapu bersih laga musim ini dengan raihan kemenangan.
Monaco tetap saja sudah tidak bisa melampaui jumlah poin yang dikoleksi PSG pada saat ini.
Maka dari itu, tepat setelah kemenangan Angers, PSG sudah bisa dianggap memenangkan perburuan gelar juara Liga Prancis musim ini.
Keberhasilan PSG menjuarai Liga Prancis musim ini memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Luis Enrique sebagai pelatih.
Juru taktik asal Spanyol itu seakan membuat PSG menjuarai Liga Prancis musim ini dengan cara elegan, meskipun ditinggal Kylian Mbappe sebagai bintang timnya musim lalu.
Dari total 28 laga yang sejauh ini telah dimainkan PSG, Enrique mampu membawa Les Parisiens juara dengan cara luar biasa yakni tak terkalahkan.
Dari 28 laga musim ini, PSG mampu meraup total 23 kemenangan, 5 hasil imbang dan belum terkalahkan sama sekali melawan siapapun.
Torehan 80 gol dan hanya kebobolan 26 laga kian mempertegas superioritas performa PSG dalam mengarungi Liga Prancis musim ini.
Tak salah, jika PSG unggul telak dalam hal jumlah poin dibandingkan para rivalnya ketika kompetisi masih menyisakan enam laga sisa.
Dilansir Squawka, gelar juara musim ini menjadi yang keempat beruntun bagi tim berjuluk Les Parisiens tersebut.
Keberhasilan PSG menjuarai Liga Prancis tanpa status belum terkalahkan hingga pekan 28 juga membuat mereka menyamai catatan Nantes pada 1994/1995.
Jika mampu mempertahankan tren unbeaten sampai akhir musim, PSG berhak menyamai rekor Arsenal dan Juventus yang pernah menjuarai liga lokal tanpa sekalipun kalah dalam semusim.
Dongeng Indah Luis Enrique Bersama PSG Masih Belum Tamat
Kesuksesan PSG menjuarai Liga Prancis lebih awal musim ini nyatanya belum membuat dongeng indah yang sedang diukir Luis Enrique sudah tamat.
Justru, gelar ini menjadi awal dari kesuksesan besar yang berpotensi diciptakan Luis Enrique pada akhir musim ini.
Setelah berhasil menyelesaikan misinya mempertahankan gelar juara Liga Prancis musim ini.
Luis Enrique masih berkesempatan memenangkan dua gelar lain di dua kompetisi berbeda.
Di Liga Champions, setelah menyingkirkan Liverpool, PSG kini perlu mengalahkan Aston Villa untuk melaju ke semifinal dan menjaga asa memenangkan gelar perdana Si Kuping Besar.
Di Piala Prancis, PSG hanya butuh satu kemenangan lagi pada laga final untuk mengklaim gelar.
Jikalau mampu membawa PSG memenangkan Liga Champions dan Piala Prancis, maka Luis Enrique bakal mempersembahkan treble winners ke Les Parisiens.
Raihan treble winners jelas akan menjadi dongeng indah yang sempurna bagi Luis Enrique bersama PSG akhir musim ini.
(Dwi Setiawan)