TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Barcelona, Gavi, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya hanya meraih hasil imbang 1-1 dengan Real Betis, Minggu (6/4/2025) dini hari WIB.
Pemain berusia 20 tahun ini mencetak gol pembuka di awal pertandingan melalui Montjuic.
Akan tetapi, Real Betis yang bertindak sebagai tim tamu membalas melalui Natan sepuluh menit kemudian.
Barcelona selaku tim tuan rumah telah berusaha sebaik mungkin hingga peluit panjang ditiup tetapi tidak mampu mencetak gol kemenangan.
Padahal asuhan Hansi Flick telah melakukan berbagai cara sembari mendominasi jalannya pertandingan.
Sayangnya keunggulan tersebut masih sulit untuk membongkar benteng pertahanan Betis yang kokoh.
Hal itulah yang membuat Gavi merasa frustasi setelah peluit akhir dibunyikan.
Menurutnya, rekan setimnya telah mengupayakan segala cara untuk menciptakan peluang.
Tapi usaha tersebut tak dimanfaatkan dengan baik untuk mencetak gol.
Andaikan bisa memetik tiga poin, gap dengan rivalnya, Real Madrid, di tabel klasemen jadi satu keuntungan.
"Sudah jelas bahwa jika kami menang, kami akan melaju lebih jauh. Kami memiliki banyak peluang dan tidak memanfaatkannya. Hasil imbang itu pahit," kata Gavi. mengutip barcablaugranes.
"Gol (balasan dari Real Betis) itu bisa saja dihindari. Hal-hal seperti ini bisa terjadi, dan kami harus memperbaiki diri," tambahnya.
Kekecewaan Gavi bukan tanpa alasan.
Dia tak ingin menyepelekan kepercayaan sang juru taktik, Hansi Flick, yang telah menurunkannya untuk bermain.
Bahkan setelah mencetak gol, Gavi langsung berlari kepada pelatih Barca tersebut untuk memeluknya.
Menurut penuturannya, Gavi berterima kasih kepada sang pelatih karena diberi kesempatan bermain.
"Pada akhirnya, saya tahu seberapa besar kepercayaan pelatih kepada saya," jelas sang gelandang Blaugrana.
"Saya tidak peduli dengan apa yang orang katakan. Saya merasa sangat percaya diri dan saya sangat senang," ungkapnya menambahkan.
Dengan hasil imbang ini berarti bahwa Barca memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Spanyol menjadi empat poin.
Rivalnya, Real Madrid dikalahkan oleh Valencia di markas si putih, Santiago Bernabeu, skor 1-2.
Kendati imbang, setidaknya Barca masih bisa menambah keunggulan dan terus menjaga singgasana puncak klasemen.
Klasemen Liga Spanyol
(Niken)