TRIBUNNEWS.COM - Kota Yogyakarta diperkirakan akan mengalami cuaca yang cenderung basah dan lembap sepanjang hari Sabtu, 30 Agustus 2025.
Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk dalam daftar daerah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, terutama pada pagi dan sore hari.
Kondisi ini merupakan lanjutan dari pola atmosfer yang labil sejak akhir Agustus, dipicu oleh interaksi faktor global seperti Madden–Julian Oscillation (MJO) fase 3, gelombang Kelvin dan Rossby, serta suhu muka laut yang lebih hangat di perairan selatan Jawa.
BMKG mencatat bahwa suhu udara di Kota Yogyakarta akan berkisar antara 23°C pada pagi hari hingga mencapai maksimum 30°C pada siang hari.
Kelembapan udara tetap tinggi, berada di rentang 57–89 persen, dengan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sedang.
Langit diprediksi mendung sejak dini hari, dengan intensitas awan yang cukup tebal di wilayah pusat kota, Umbulharjo, dan Gondokusuman.
Potensi hujan ringan mulai meningkat menjelang siang, dan diperkirakan berlangsung hingga menjelang malam.
Cuaca seperti ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama sektor transportasi, perdagangan, dan pariwisata.
BMKG mengimbau warga untuk berhati-hati saat berkendara, menghindari genangan air di titik-titik rawan seperti Jalan Solo, Jalan Magelang, dan kawasan Malioboro, serta menunda aktivitas luar ruang jika hujan mulai turun.
Selain itu, nelayan dan pengguna jasa penyeberangan di wilayah pesisir selatan DIY juga diminta memperhatikan peringatan angin kencang dan gelombang tinggi yang masih aktif di perairan sekitar.
Secara regional, kabupaten penyangga seperti Sleman, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul juga diprediksi mengalami hujan ringan dengan kelembapan yang sangat tinggi, mencapai 93–97 persen.
Meski tidak ada peringatan cuaca ekstrem seperti petir atau badai, masyarakat tetap diimbau untuk memantau informasi cuaca secara berkala melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal resmi BMKG.
Cuaca yang cenderung basah dan mendung, Sabtu ini menjadi momentum bagi warga Yogyakarta untuk menyesuaikan rencana harian dengan kondisi atmosfer yang dinamis.
Langit cenderung mendung namun belum ada potensi hujan.
Cocok untuk aktivitas luar ruang ringan seperti olahraga pagi atau belanja pasar tradisional.
Warga diimbau membawa payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar.
Potensi genangan di kawasan padat seperti Malioboro dan Jalan Solo perlu diwaspadai.
Aktivitas pulang kerja atau sekolah bisa terganggu.
Disarankan untuk memantau kondisi lalu lintas dan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG.
Cuaca lebih kondusif untuk kegiatan malam seperti wisata kuliner atau ibadah.
Namun, jalanan yang basah pasca hujan tetap perlu diwaspadai.
(M Alvian Fakka)