TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Markas Polda Metro Jaya di Semanggi, Jakarta Selatan, diselimuti gas air mata di area dalam dan luar pada Sabtu (30/8/2025) pukul 00.05 WIB.
Sejumlah lampu penerangan di dalam juga dimatikan, kondisi terkini minim penerangan.
Saat ini massa terlihat masih bertahan mengepung Mapolda Metro Jaya.
Massa menuntut pertanggungjawaban tewasnya pengendara ojol Affan Kurniawan akibat dilindas rantis Brimob kemarin malam.
Tembakan mercon terus diletuskan massa.
Polisi juga membalas dengan tembakan gas air mata.
Meskipun kericuhan mulai mereda.
Aksi saling serang masih terjadi hingga dini hari ini.
Akses pintu masuk dan keluar Mapolda Metro Jaya ditutup seluruhnya.
Tempat penjagaan gerbang utama Polda Metro rusak parah, kaca-kaca pecah dan berserakan.
Di sisi luar, pos polisi, halte TransJakarta, jembatan penyeberangan orang, lampu jalan hingga CCTV terpantau dalam kondisi rusak.
(Reynas Abdila)