Tala Expo 2025 Hadir Semarak, Ribuan Warga Padati Stadion Pertasi Kencana Pelaihari
Irfani Rahman November 30, 2025 09:31 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari berubah menjadi pusat perhatian masyarakat Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), malam tadi. 

Lampu-lampu panggung menyala kuat, denting musik di atas panggung megah terdengar ritmis yang mampu menarik begitu banyak bola mata yang memadati lokasi Tala Expo 2025 di halaman kanan depan Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari.

Semuanya larut dalam suka cita, menikmati suguhan musik gratis tersebut. Sementara itu sebagian warga lainnya asyik bertandang ke stand-stand pameran seusai ajang ini dibuka Bupati Tala H Rahmat Trianto, sore menjelang petang.

"Meriah banget, asyik seru hiburan musiknya. Saya sampai tengah malam baru pulang," ucap M Desta, warga Pelaihari, Minggu (30/11/2025).

Pekerja swasta ini mengatakan malam ini akan kembali bersantai di lokasi Tala Expo tersebut mumpung libur. Sekaligus menikmati aneka ragam jajanan kuliner yang banyak tersedia di lokasi denhan harga terjangkau.

Agenda tahunan yang dihelat untuk memeriahkan Hari Jadi ke-60 Tala ini sekarang dimaknai lebih dalam, tak hanya sekadar pesta ekonomi. Bupati H Rahmat  menegaskan arah baru penyelenggaraan expo tahun ini.

Baginya, expo harus menjadi ruang kompetitif yang mempertemukan kreativitas, inovasi, dan layanan publik terbaik—bukan sekadar ajang pamer dekorasi stan yang berulang dari tahun ke tahun.

 Expo itu hakikatnya pameran. Bagi perusahaan, expo adalah tempat menampilkan produk dan inovasi terbaru. Begitu pula bagi instansi pemerintah. 

"Di sini mereka memperlihatkan inovasi pelayanan terbaiknya kepada masyarakat,” tegas H Rahmat.

Pernyataan itu bukan sekadar pesan, tetapi juga kritik konstruktif agar pameran tidak kehilangan fungsi.

Bupati ingin expo menjadi ruang edukasi publik yang membuat masyarakat merasa kangen dan menanti-nantikan penyelenggaraan berikutnya karena selalu ada hal baru yang ditawarkan.

 “Jangan sampai expo dibuat, tapi yang dipamerkan tidak sesuai fungsinya. Saya ingin masyarakat datang dan merasa kangen karena selalu ada hal baru yang ditampilkan,” tambahnya.

Tahun ini, 40 SKPD menampilkan inovasi terbaik mereka: mulai dari sistem layanan perizinan cepat berbasis digital, layanan pengaduan publik terintegrasi, hingga prototipe teknologi sektor pertanian dan tanggap bencana.

Bagi Bupati, keikutsertaan SKPD bukan hanya soal dekorasi stan, tetapi arena adu gagasan untuk meningkatkan mutu layanan pemerintah.

Di sisi lain, 17 perusahaan nasional dan daerah memamerkan produk unggulan dan teknologi terbaru mereka. Ada yang membawa inovasi produk, ada pula yang menawarkan hasil industri lokal siap ekspor—sebuah kolaborasi yang memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Seusai Tala Expo, Bupati bersama Ketua TP PKK Hj Forkopimda, Wabup HM Zazuli bersama Ketua GOW Hj Wiwik Zazuli dan Forkopimda meninjau satu per satu stan untuk melihat langsung inovasi pelayanan dan produk unggulan yang dipamerkan.

UMKM Diberi Ruang Khusus

Suara pedagang kecil turut mengisi denyut di lokasi Tala Expo. Pemkab Tala memberi space khusus di sisi kiri depan Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.

Sebanyak 200 pelaku UMKM mengisi area Pasar Rakyat yang telah hadir lebih dulu sejak lebih sepekan lalu. Beragam jenis makanan dan minuman serta barang-barang kebutuhan lainnya disajikan dengan harga kompetitif.

Para pelaku usaha kecil berharap jelang momentum puncak Hari Jadi ke-60 Tala, daya beli masyarakat meningkat dan kerja sama distribusi terbuka.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Tala Hairul Rizal, expo tahun ini didesain sebagai ruang pertemuan produsen dan konsumen, sekaligus kesempatan promosi terbesar UMKM sepanjang 2025.

Pejabat eselon II ini menyebutkan peserta Tala Expo terdiri atas UMKM 200, SKPD 40, lembaga pendidikan 15, yayasan/organisasi masyarakat 9, instansi vertikal 7, beberapa instansi dari provinsi, dan perusahaan 17.

Tala Expo 2025 berlangsung 29 November–3 Desember, kemudian berlanjut dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tala. Puncak kegiatan dijadwalkan 6 Desember, dan akan ditutup 9 Desember dengan hiburan dan pesta rakyat.

Expo malam pertama itu berakhir tanpa gegap gempita kosong—pesan Bupati menggema: pameran harus jadi ruang kompetisi inovasi, bukan sekadar tradisi tanpa makna.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

--

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.