Podcast di Manado, Ini Kata Ketua Harian PSI Ahmad Ali soal Isu Ijazah Jokowi
Rizali Posumah December 01, 2025 03:30 AM
Ringkasan Berita:
  • Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, hadir dalam konsolidasi internal di Manado.
  • Di sela kesibukan Rakorwil, Ahmad Ali menyempatkan diri jadi tamu Podcast Tribun Manado.
  • Dirinya menjawab berbacai pertanyaan mengenai isu-isu terkini. Termasuk tentang Jokowi.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, hadir dalam konsolidasi internal di Manado, Sulawesi Utara.

Di sela kesibukan Rakorwil, Ahmad Ali menyempatkan diri jadi tamu Podcast Tribun Manado di Hotel Four Point. 

Dipandu Pemimpin Redaksi Tribun Manado, Jumadi Mappanganro, dirinya menjawab berbacai pertanyaan mengenai isu-isu terkini. Termasuk tentang Jokowi.

Dirinya dengan tegas menyatakan bahwa PSI bertekad menjadi laboratorium pemimpin bagi anak bangsa.

TRIBUN MANADO PODCAST - Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali saat jadi narasumber di Podcast Tribun Manado, Manado Convention Centre (MCC), Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, kota Manado, provinsi Sulawesi Utara, Kamis (27/11/2025). Dirinya menaruh harapan besar, kelak PSI Sulut dapat melahirkan Prabowo-Prabowo selanjutnya.
TRIBUN MANADO PODCAST - Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali saat jadi narasumber di Podcast Tribun Manado, Manado Convention Centre (MCC), Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, kota Manado, provinsi Sulawesi Utara, Kamis (27/11/2025). Dirinya menaruh harapan besar, kelak PSI Sulut dapat melahirkan Prabowo-Prabowo selanjutnya. (Tribun Manado)

“Ke depan, para pemimpin akan mendidik anak bangsa dan menjadi politisi di PSI. Jika ia kelak pindah partai, kami tak akan menyatakan itu karena kami. Tapi itu adalah ketetapan Tuhan bagi seseorang untuk menjadi pemimpin. Dia tak pernah berhutang pada kami,” ujar Ali.

Dirinya mengaitkan filosofi ini dengan pentingnya kerendahan hati dalam berpolitik.

Ketika disinggung apakah pernyataannya ditujukan ke partai tertentu, dirinya menjawab intinya jangan sombong.

“Saya tak mau katakan itu pada orang. Tapi hendaklah kita tak berlaku sombong di muka bumi. Bukan karena maunya siapa-siapa, tapi karena ketetapan Tuhan. PSI akan menjaga itu, dengan tidak melakukan kesalahan-kesalahan seperti itu," terang dia. 

Ia juga menyentil soal isu ijazah palsu Presiden Jokowi yang sempat ramai dibicarakan.

Ia mengaitkan isu ini dengan pernyataan Jokowi bahwa ada "tokoh besar" di baliknya.

“Isu ini sesungguhnya rasionalitasnya sangat mudah kita buktikan, dan belum pernah terjadi di Indonesia isu sepanjang ini,” kata Ali.

Namun, yang menjadi perhatian Ali adalah reaksi setelah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan rekan-rekan Jokowi memberikan pernyataan klarifikasi.

“Yang saya heran, setelah UGM mengeluarkan pernyataan, begitupun teman-teman Jokowi, dan ketika ada yang jadi tersangka, rame-rame dibela oleh kelompok yang sama. Pertanyaannya, apa kelompok itu? Biar masyarakat yang menjawab,” ungkapnya.

Dirinya juga memberikan tanggapan santai mengenai polemik kata "nenek"

Ia menjelaskan bahwa bagi masyarakat Sulawesi, basa-basi politik tidak terlalu disukai.

"Saya beberapa waktu lalu ke Solo dan ketemu Jokowi. Beliau bilang panggil saya kakek. Karena saya sudah punya cucu. Terus apa masalahnya? Jangan terlalu sensitif lah. Tak semua kejujuran bermaksud menyindir," tegasnya.

Menutup perbincangan, Ali menyampaikan harapannya agar PSI secara umum dan PSI Sulut khususnya, dapat menjadi teladan.

Dirinya menyebut hingga kini PSI belum ada cacat hukum. 

"Ini harus dipertahankan para kadernya, terutama yang duduk di DPRD. Ini harus kita jaga bersama agar partai ini tetap jadi role model, jadi harapan masyarakat dan harapan generasi muda,” jelasnya.

Dirinya juga berharap PSI akan melahirkan pemimpin masa depan yang melayani bangsa.

“Kami berharap akan lahir dari rahim partai akan lahir Jokowi-Jokowi selanjutnya yang akan melayani bangsa. Untuk Sulut, kiranya pak Prabowo bukan hanya jadi teladan, tapi akan muncul Prabowo-Prabowo selanjutnya,” tutup Ali. (Art/Riz)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.