TRIBUNNEWS.COM - Nama selebgram Lisa Mariana kembali menjadi sorotan usai ditangkap secara paksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus video syur.
Lisa Mariana dijemput secara paksa oleh penyidik Polda Jawa Barat pada, Kamis (4/12/2025) kemarin.
Penjemputan paksa ini lantaran Lisa Mariana yang sebelumnya tak kooperatif hingga terkendala untuk melakukan pemeriksaan.
Nama Lisa Mariana sebelumnya menjadi sorotan buntut dilaporkan oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atas dugan pencemaran nama baik.
Laporan itu merupakan tindak lanjut atas pengakuan Lisa Mariana pernah menjalin hubungan dengan Ridwan Kamil hingga memiliki anak.
Di tengah kasus itu, viral video syur berdurasi empat menit memperlihatkan Lisa Mariana dengan seorang pria bertato.
Buntut viralnya video syur tersebut, wanita yang dikenal sebagai mantan model majalah dewasa itu pun dilaporkan oleh Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ke Polda Jawa Barat.
Lisa Mariana pun telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 November 2025, lalu.
Soal penjemputan paksa terhadap Lisa Mariana, pihak Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya, Muslim Jaya Butarbutar, memberikan respons.
Muslim menilai langakh yang diambil kepolisian sudah sesuai prosedur yang ada.
"Bagi kami apa yang dilakukan oleh pihak Polda Jawa Barat dengan menjemput paksa, saya kira itu sesuai dengan SOP dan ada diatur dalam KUHAP," kata Muslim, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (5/12/2025).
Dalam hal ini, penjemputan paksa tersebut boleh dilakukan jika tersangka sebelumnya yang dua kali berturut-turut mangkir dari panggilan polisi.
Sehingga pihak kepolisian memiliki hak melakukan penjemputan paksa agar tersangka bisa diperiksa.
"Bagi seseorang yang dipanggil secara patut dan nyata ternyata tidak hadir dua kali berturut-turut, maka penyidik dapat menjemput paksa."
"Dan itu yang kemarin dilakukan oleh pihak penyidik Polda Jawa Barat menjemput paksa Lisa Mariana untuk dihadirkan di dalam pemeriksaan," jelas Muslim.
Saat disinggung soal penahanan, Muslim menyebut hal tersebut menjadi wewenang dari kepolisian.
Mengingat selebgram 25 tahun itu yang tak ditahan meski ditetapkan sebagai tersangka.
"Soal penahanan, ditahan atau tidaknya kan kembali lagi itu kewenangan dari pihak penyidik, kami tidak mau terlalu jauh lah menanggapi itu," ujar Muslim.
Polda Jawa Barat telah memeriksa Lisa Mariana sebagai tersangka soal kasus video syur usai dijemput paksa.
Adapun, Lisa Mariana dicecar oleh penyidik Direktorat Siber Polda Jabar dengan 47 pertanyaan.
"Bahwa Pemeriksaan saudari LM saat ini sudah selesai di Direktorat Reserse Ciber Polda Jabar. Adapun Jumlah pertanyaan yang dipertanyakan oleh Penyidik sejumlah 47 pertanyaan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Jumat.
Meski begitu, Lisa Mariana dipersilakan untuk pulang oleh penyidik walaupun sudah menyandang status tersangka.
Hendra sendiri mengungkap sejumlah alasan mengapa Lisa tidak ditahan usai diperiksa yakni salah satunya tidak dikhawatirkan kabur.
"Adapun kenapa tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan tidak adanya kekawatiran terhadap tersangka akan melarikan diri, merusak dan atau menghilangkan barang bukti," ucapnya.
"Demikian juga yang bersangkutan tidak dikawatirkan mengulang Tindak Pidana yang dipersangkakan saat ini yaitu Perkara Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE)" sambungnya.
Sebelumnya, Lisa Mariana tak menampik bahwa dirinya adalah pemeran wanita di dalam video syur yang viral.
Dalam perbincangannya bersama Pablo Benua, Lisa menguraikan kondisinya pada saat video itu direkam.
Ia mengakui melakukan adegan tidak pantas tersebut dalam kondisi sedang mabuk.
"Iya itu gue. Ntar kalo gue bohong, gue dihujat lagi. Ya itu gue mabuk," ungkapnya dalam wawancara di YouTube Reyben Entertainment.
Dicecar lebih dalam soal di mana lokasi pembuatan video itu, Lisa berkelit sudah tak lagi ingat.
"Lupa. Demi Allah lupa, tuh gue jadi demi Allah deh," imbuh Lisa Mariana.
Di sisi lain, aktris Ayu Aulia, wanita yang kini menjadi seteru Lisa Mariana pun sempat membongkar siapa sosok pria bertato tersebut.
Dari pengakuan Ayu Aulia yang juga merupakan justice collaborator dalam kasus itu, sosok pria tersebut bernama Obet.
"Semua yang aku sampaikan sudah terbongkar kan, bahkan laki-lakinya saya tahu bernama Obet," kata Ayu dikutip dari YouTube Cumicumi.
Dalam kasus ini, Ayu mengaku mengetahui seluk-beluk video tak pantas yang diperankan oleh ibu dua anak tersebut.
"Aku ini ibarat kata justice collaborator, saya melihat dan mendengar."
"Jadi saya bukan cuman saksi yang cuman mendengar aja, tapi saya juga melihat videonya."
"Ada tiga videonya, ada yang sendiri, ada yang berdua," pungkasnya.
(Ifan/Abdi/Gabriella)