Bupati Aceh Selatan dan Istri Umrah Saat Kondisi Bencana, Gubernur dan Anggota DPD Bereaksi Keras
Erik S December 05, 2025 08:33 PM

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS mendapat sorotan tajam karena berangkat umrah saat situasi bencana banjir bandang dan tanah longsor. Aceh Selatan merupakan satu daerah terdampak di Provinsi Aceh.

Foto Mirwan MS dan istri sedang melaksanakan ibadah umrah viral di media sosial.  Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem akan memberikan teguran keras.

“Gubernur telah menegaskan, apabila hal tersebut benar adanya maka beliau akan melakukan teguran kepada Bupati Aceh Selatan,” kata MTA dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Ia mengatakan, bahwa pada 24 November 2025 Bupati Aceh Selatan pernah mengajukan permohonan izin perjalanan Luar Negeri dengan alasan penting kepada Gubernur Aceh.

Namun, atas dasar pertimbangan yang paling krusial, bahwa Aceh sedang dilanda Bencana Alam Hidrometeorologi akibat siklon tropis dan Gubernur sendiri telah menetapkan Status Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025 Aceh, maka Mualem telah menyampaikan balasan tertulis pada 28 November 2025  bahwa permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan atau ditolak.

Terlebih secara khusus Kabupaten Aceh Selatan sendiri merupakan salah satu kabupaten terdampak yang parah akibat bencana saat ini. 

“Dan Bupati sendiri telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Selatan,” ungkapnya.

Dikatakan MTA, bahwa Gubernur Aceh juga telah memerintahkan untuk melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan atau pejabat terkait Pemkab Aceh Selatan terkait hal ini.

Namun,  beberapa pejabat yang dihubungi masih belum terkonfirmasi. Saat ini sendiri kata MTA, Gubernur masih di lapangan meninjau langsung kondisi bencana, berbagai komando dan koordinasi terus dilakukan via telekomunikasi, baik dengan Posko Utama di Banda Aceh dan Lanud SIM.

“Maupun dengan semua jajaran instansi dalam upaya penanganan bencana ini. Jika ada informasi terbaru terkait hal ini akan segera kami sampaikan kembali,” pungkasnya.

DIKRITIK ANGGOTA DPD

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma mengatakan tindakan Bupati Aceh Selatan meninggalkan daerah dalam kondisi sedang tertimpa musibah sangat kurang tepat dan tidak etis. 

Seyogyanya, dia harus hadir bersama masyarakat korban terdampak banjir.

“Kita melihat ini satu langkah yang kurang etis dilakukan oleh seorang kepala daerah. Mestinya pada saat ini dia harus berada di tengah-tengah masyarakat yang sedang terkurung banjir,” kata Haji Uma saat dihubungi kompas.com, Jumat (5/12/2025).

Haji Uma mengungkapkan, saat kondisi wilayah sedang tertimpa musibah seharusnya kepala daerah harus berdampingan dengan korban, meski kondisi wilayah tersebut mulai berangsur pulih, bukan malah pergi meninggalkan kampung.

“Kalau secara sosial, itu seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Kita tidak melarang dia ibadah, tapi dalam konteks ibadah, ada ibadah wajib dan ada ibadah sunah,” ujarnya.

Kewajiban yang harus dilakukan saat ini, kata Haji Uma, yaitu berkumpul dengan masyarakat dan memulihkan kondisi mereka pasca diterjang banjir.

“Ada hal yang lebih urgent dilakukan. Dalam Islam itu juga diatur tata cara bagaimana beribadah yang seharusnya,” tuturnya.

Penjelasan Pemkab

Bupati Aceh Selatan Mirwan Ms dan Istri berangkat melaksanakan ibadah umrah pada 2 Desember 2025.

Melalui akun travel @almisbahtravel_aceh, tampak Mirwan dan Nafisah foto dengan background kabah. Mirwan terlihat memakai ihram.

Foto tersebut viral di media sosial dan menuai ragam komentar netizen.

Plt Sekretaris Daerah Aceh Selatan Diva Samudra Putra saat dikonfirmasi mengatakan keberangkatan Bupati Aceh Selatan beserta Istri menjalani umrah setelah melihat situasi dan kondisi wilayah Aceh Selatan umumnya yang sudah stabil, terutama debit air sudah surut di pemukiman warga pada wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya.

Lebih lanjut, katanya, untuk beberapa titik pengungsian juga masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Terkait dengan narasi yang menyatakan bupati meninggalkan rakyatnya ketika bencana banjir melanda kami sampaikan hal ini tidak tepat, Bupati beserta Istri sebelum berangkat telah beberapa kali mengunjungi dan menyambangi beberapa lokasi terdampak, seperti wilayah Trumon Raya dan Bakongan Raya,” ujar Diva, Jum’at (5/12/2025).

Bahkan, jelas Diva, Bupati turun langsung dengan mengantarkan logistik wilayah terdampak dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan bantuan dari Pemerintah langsung tanpa kurang suatu apa pun.

“Bapak Bupati juga turut berhadir bersama jajaran Forkopimda untuk menyalurkan bantuan logistik ke lokasi pengungsian di beberapa titik lokasi wilayah Trumon Raya,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan penekanan kepada jajaran SKPK untuk bergerak cepat dan bertindak sesuai masing-masing tupoksi SKPK, agar penanganan banjir ini dapat secara tepat ditangani.

 

dan

Foto Umrah Viral, Pemkab Klarifikasi: Bupati Mirwan Sudah Tinjau Lokasi Banjir Sebelum Berangkat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.