Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues gotong royong menyeberangkan satu unit mobil Ambulans Puskemas Tripe Jaya menggunakan rakit di Sungai Kala Tripe.
Hal itu penuh dengan tantangan dan rintangan yang disaksikan langsung oleh ratusan warga di desa Rerebe.
Rakit yang digunakan untuk menyeberangkan Ambulans itu menggunakan jerigen berlantaikan kayu, Senin (15/12/2025).
Lalu ditarik menggunakan tali sling oleh warga, setelah sebagian mobil Ambulans tersebut diikat.
Ambulans Puskemas Tripe Jaya tersebut sempat terkurung di Puskesmas pascabanjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues sejak beberapa hari lalu.
"Dengan modal nekat dan keyakinan, warga bergotong royong menyeberangkan mobil Ambulans menggunakan rakit di Sungai Kala Tripe setelah jalan dan jembatan Rerebe putus total," kata salah satu petugas Puskesmas Rerebe, Samsinar kepada TribunGayo.com, Selasa (16/12/2025).
Samsinar mengatakan kendaraan roda empat belum bisa melintas ke kecamatan Tripe Jaya, kecuali kendaraan roda dua melalui jembatan darurat yang dibangun oleh warga secara bergotong royong.
Secara terpisah warga Rerebe lainnya, Iskandar mengatakan, warga berinisiatif dan nekat menyeberangkan mobil Ambulans Puskemas menggunakan rakit, setelah sempat terkurung hampir tiga pekan lebih.
"Mobil Ambulans tetap stanby di desa Rerebe kecamatan Tripe Jaya, sehingga saat ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit di kabupaten Gayo Lues, sudah bisa menggunakan Ambulans itu setelah diseberangkan," sebutnya. (*)
Baca juga: Bupati Aceh Tenggara Minta BPJN Tambah Alat Berat, Jalan ke Gayo Lues Butuh Secepatnya Tembus
Baca juga: Stok BBM Terbatas di Gayo Lues, Kendaraan Mengantre Panjang di SPBU
Baca juga: Lintas Aceh Tenggara - Gayo Lues Putus, BWSS-1 Kerahkan 2 Alat Berat, Pengamat Nilai tak Serius