Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena akui pemasangan jaring penahan sampah di sungai bukanlah solusi jangka panjang.
Pernyataan ini disampaikannya usai perayaan Natal Pemerintah Kota Ambon, Selasa (16/12/2025).
Dijelaskan, pemasangan jaring di tiga titik lokasi sungai di Kota Ambon yakni sungai Waiheru di Desa Waiheru, sungai Wairuhu di Galala-Hative Kecil, dan sungai Wai Tomu di Skip.
Pemasangan ini untuk menekan sampah dari hulu sungai menuju ke perairan teluk Ambon.
"Jadi saya bilang berkali-kali bahwa itu bukan solusi kita, bukan solusi jangka panjang. Kita hanya melakukan tindakan preventif untuk memastikan sampah tidak masuk ke teluk," ujarnya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tambah 19 Persen Suplai Minyak Tanah di Maluku Tenggara
Baca juga: Tersangka Penganiayaan Ibu Hamil di Namlea Kini Mendekam di Balik Jeruji Besi
Wattimena mengaku, solusi terbaik untuk pengelolaan sampah di sungai adalah dari kesadaran masyarakat.
"Solusi sebenarnya adalah kesadaran kita sebagai warga Kota Ambon untuk tidak buang sampah sembarangan apalagi di sungai," tambahnya.
Pemasangan jaring ini hanya sebagai pengingat untuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan.
"Karena itu pemasangan jaring ini untuk mau menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ada tanggung jawab kita untuk menjaga Teluk Ambon," tegasnya.
Wattimena berharap lingkungan di laut, darat dan dan teluk Ambon terjaga bersih hingga seterusnya, sehingga masyarakat lebih sehat.
Sebagai informasi, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan Pemerintah Kota Ambon, Rabu (10/12/2025).
Pemasangan ini sebagai upaya mengendalikan sampah di kawasan Teluk Ambon. (*)