TRIBUNWOW.COM - Inilah profil Ezra Wilian dan Ricky Kambauaya, eks Persib Bandung yang dikabarkan digeruduk Suporter Persija Jakarta jelang Bursa Transfer paruh musim 2025/2026.
Dilansir TribunWow.com, Persija Jakarta memasukkan sejumlah nama kondang ke dalam lis transfernya, yakni Ezra Wilian dan Ricky Kambauaya.
Ezra Walian menjadi bidikan utama Persija Jakarta setelah muncul bocoran transfer mengenai kebutuhan tim akan striker lokal pada pertengahan Desember 2025.
Kabar pergerakan transfer Persija Jakarta itu dibongkar oleh satu di antara akun seputar sepak bola Indonesia, @jktnews_football, Rabu (17/12/2025).
"Persija sedang tahap pembicaraan dengan satu pemain lokal berposisi striker !" tulis @jktnews_football.
Performa menawan Ezra Walian bersama Persik Kediri dengan torehan 2 gol dan 5 asis dari 9 laga, serta kemampuannya bermain di tiga posisi berbeda, menjadi alasan kuat ketertarikan tim Macan Kemayoran.
Peluang Persija Jakarta untuk mengamankan tanda tangan mantan pemain "terloyal" Persib Bandung ini terbuka lebar mengingat kontraknya di Persik Kediri akan berakhir pada pengujung musim 2025/2026.
Tak hanya itu, akun media sosial Ezra Walian kini mulai "digeruduk" oleh Jakmania yang memberikan sambutan hangat dan ajakan untuk segera merapat ke Jakarta pada putaran kedua.
"Welcome Persija Jakarta ezra," tulis @wong_ngapak123345
"Welcome to Persija Jakarta," tulis @damas.ii
"Persija??" tulis @candraapriadi_
"leg 2 ke persija mas @ezrawalian," tulis @laryy_go_do_bey
"Welcome persija," tulis @mryugap6
"Welcoming to Persija Jakarta!" tulis @dikdty_
"Persija," tulis @juna_alkhafi1928.
Sementara itu, Ricky Kambuaya santer dikaitkan dengan Persija Jakarta setelah muncul rumor ketertarikan klub untuk memperkuat lini tengah menjelang bursa transfer paruh musim 2025/2026.
Hal ini semakin kuat dengan kabar bahwa Ricky Kambuaya masuk dalam lis belanja Persija Jakarta yang dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @velvabol, Rabu (22/10/2025).
"Rumuorrrr! Jelang bursa transfer musim dingin, Persija Jakarta dikabarkan tertarik rekrut pemain Dewa United dan Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, guna perkuat putaran kedua," tulis @velvabol.
Gelandang andalan Timnas Indonesia ini ikut diserbu Jakmania di media sosial setelah ia mengunggah momen latihan di Stadion GBLA, yang merupakan markas mantan klubnya, Persib Bandung.
"Welcome to PERSIJA kk Ricky," tulis @abdulaziz_pariwisata
"let's go to @persija," tulis @ikysaja28
"Prepare kaka , siap siap pigi ke @persija," tulis @antonisongjanan
"Kasih paham kak ricky," tulis @tigerisredcom
"ditunggu dijakarta kaka," tulis @culturebritpop
"KK pindah aja kenapa ke persija ajak struick. Pasti seru," tulis @greenearthforhumanity
"WELCOME TO PERSIJA JAKARTA,2" tulis @goat.9503673.
Meski menjadi target serius, langkah Persija Jakarta mendapatkan Ricky Kambuaya dari Dewa United diprediksi akan terjal karena statusnya sebagai kapten tim, kecuali Persija Jakarta mampu memberikan tawaran yang sangat menggiurkan.
Berikut Tribunwow.com sajikan profil Ezra Wilian dan Ricky Kambauaya berdasarkan pada laman Transfermarket.co.id.
Baca juga: Suporter Persija Jakarta Lagi Musim Serbu Alumnus Persib Bandung: 1 Pemain Setia Maung yang Dibuang
1.Ezra Walian
Ezra Harm Ruud Walian merupakan pesepak bola profesional berdarah campuran Indonesia dan Belanda yang lahir di Amsterdam pada 22 Oktober 1997.
Memiliki postur tubuh yang tangguh setinggi 1,85 meter dengan posisi utama sebagai Sayap Kiri.
Selain di sektor sayap, Ezra dikenal sebagai pemain versatile yang mampu mengemban tugas dengan sangat baik sebagai Gelandang Serang untuk mengatur ritme serangan.
Fleksibilitasnya semakin terlihat karena ia juga fasih berperan sebagai Depan-Tengah (Striker).
Ezra Walian mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Haarlem Youth sebelum akhirnya pindah ke AZ Alkmaar Youth pada 1 Juli 2008.
Bakatnya menarik perhatian raksasa Belanda, sehingga pada 1 Juli 2012 ia bergabung dengan Ajax U17 dan terus menanjak ke level Ajax U19 pada 2013, hingga menembus skuad Ajax U21 pada 1 Juli 2016.
Setelah meninggalkan Ajax, ia bergabung dengan Almere City pada 29 Agustus 2017 dengan status bebas transfer.
Pada tahun 2018, ia sempat menjalani masa pinjaman ke RKC Waalwijk selama satu musim penuh sebelum akhirnya kembali ke Almere City pada 30 Juni 2019.
Karier perdananya di Indonesia dimulai ketika ia resmi direkrut oleh PSM Makassar pada 7 September 2019 dengan status bebas transfer.
Setelah tampil impresif, ia pindah ke Persib Bandung pada 14 Maret 2021 (musim 20/21) secara gratis.
Bersama Persib Bandung ia mencatatkan 88 pertandingan, 7 gol, 7 asis, dan 4.045 menit bermain
Setelah mengabdi selama tiga musim di Bandung, Ezra akhirnya berlabuh ke Persik Kediri pada 24 Juli 2024 dengan status bebas transfer.
Bersama Persik Kediri ia telah melakoni 32 pertandingan dengan mencatatakan 6 gol, 9 asis, dan 2.517 menit bermain
Ezra Walian berhasil mengemas 258 pertandingan, 51 gol dan 29 asis dengan 14.463 menit bermain.
Ezra mencatatkan 3 kali Juara Belanda U19 pada 3 tahub berturut- turut (2014,2015,2016), 1 kali juara Ajax Amsterdam U17 pada 2023 bersama Ajax Amsterdam U17, dan 1 kali Juara Indonesia pada 23/24 bersama Persib Bandung.
Profil Ezra Walian
Nama di negara asal : Ezra Harm Ruud Walian
Tanggal lahir/Umur : 22 Okt 1997 (28)
Tempat kelahiran : Amsterdam, Belanda
Tinggi : 1,85 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Penyerang - Sayap Kiri
Kaki dominan : kanan
Klub Saat Ini : Persik Kediri
Bergabung : 24 Jul 2024
Kontrak berakhir : -
Data Statistik Berdasarka Klub
Persib Bandung : 88 pertandingan, 7 gol, 7 asis, dan 4.045 menit bermain
Ajax U19 : 34 pertandingan, 14 gol, 6 asis, dan 2.165 menit bermain
Persik Kediri : 32 pertandingan, 6 gol, 9 asis, dan 2.517 menit bermain
Ajax U21 : 22 pertandingan, 3 gol, 1 asis, dan 1.040 menit bermain
Almere City : 19 pertandingan, 4 gol, 0 asis, dan 1.192 menit bermain
PSM Makassar : 19 pertandingan, 3 gol, 1 asis, dan 1.246 menit bermain
RKC Waalwijk : 17 pertandingan, 1 gol, 0 asis, dan 473 menit bermain
RKC U21 : 11 pertandingan, 3 gol, 0 asis, dan 990 menit bermain
Ajax U18 : 10 pertandingan, 9 gol, 4 asis, dan 2.233 menit bermain
Jax Amsterdam UEFA U19: 6 pertadingan,1 gol,1 asis dan 212 menit bermain
Data Statistik Permainan Berdasarkan Kompetisi
Liga Nasional: 234 pertandingan, 42 gol, 26 asis, dan 12.990 menit bermain
Kejuaraan Domestik: 18 pertandingan, 8 gol, 2 asis, dan 1.261 menit bermain
Kejuaraan Internasional: 6 pertandingan, 1 gol, 1 asis, dan 212 menit bermain
2. Ricky Kambauaya
Gelandang andalan Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, merupakan putra daerah asal Sorong, Papua Barat Daya, yang lahir pada 5 Mei 1996.
Pemain yang kini menginjak usia 29 tahun tersebut memulai langkah profesionalnya di dunia sepak bola bersama PSMP Mojokerto pada tahun 2017.
Sebelum akhirnya menembus kasta tertinggi Liga 1 saat bergabung dengan PSS Sleman dua tahun kemudian.
Kariernya semakin menanjak saat membela Persebaya Surabaya, di mana ia berhasil mencatatkan 6 gol dari 25 laga, yang kemudian membukakan jalan baginya untuk menembus skuad Garuda.
Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Ricky memulai debutnya pada 7 Oktober 2021 dan kini menjadi pemain langganan Timnas dengan torehan 5 gol dari 43 penampilan internasional.
Sejak 6 Juli 2023, Ricky memutuskan untuk memperkuat Dewa United dan kini dipercaya memegang tanggung jawab besar sebagai kapten tim.
Pada musim ini, ia tampil konsisten dengan mengemas 11 pertandingan dan menyumbangkan 3 asis.
Berdasarkan pada laman Transfermarket.co.id ia mencatatkan 135 pertandingan, 12 gol, 18 asis dan 9.265 menit beramin dari seluruh klub yang telah ia bela.
Ia juga mencatakan 1 kali Juara 3 Pesta Olahragga AsiaTenggara bersama Timnas U23 pada tahun 2022.
Profil Ricky Kambauaya
Nama di negara asal : Ricky Richardo Kambuaya
Tanggal lahir/Umur : 5 Mei 1996 (29)
Tempat kelahiran : Sorong, Indonesia
Tinggi : 1,74 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Gelandang - Gel. Serang
Kaki dominan : kanan
Agen pemain : Cakrawala Global
Klub Saat Ini : Dewa United Banten FC
Bergabung : 6 Jul 2023
Kontrak berakhir : -
Data Statistik Berdasarkan Klub
Dewa United : 69 pertandingan, 6 gol, 12 assist, 27 kartu kuning, 2 kartu merah dan 5,057 menit bermain
Persebaya Surabaya: 25 pertandingan, 6 gol, 2 assist,7 kartu kuning dan 1,432 menit bermain
Persib Bandung: 23 pertandingan, 3 assist, 6 kartu kuning dan 1,183 menit bermain
PSS Sleman: 18 pertandingan, 1 assist, 1 kartu kuning dan 902 menit bermain
Data Statistik Berdasarkan Kompetisi
Musim 25/26 Super League bersama Dewa United : 14 pertandingan, 3 assist, 5 kartu kuning dan 953 menit bermain
Musim 24/25 Super League bersama Dewa United : 26 pertandingan, 2 gol, 6 assist, 8 kartu kuning dan 2,066 menit bermain
Musim 23/24 Super League bersama Dewa United : 29 pertandingan, 4 gol, 3 assist, 13 kartu kuning dan 2,464 menit bermain
Musim 22/23 Super League bersama Persib Bandung : 22 pertandingan, 3 assist, 5 kartu kuning, 1,903 menit bermain
Musim 21/22 Super League bersama Persebaya : 18 pertandingan, 6 gol, 2 assist, 5 kartu kuning dan 1,154 menit bermain
Musim 22 Piala Presiden bersama Persib Bandung : 1 pertandingan, 1 kartu kuning dan 90 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Terbuka Surakarta/ Sayyida Aulia Rahma)