SDM Sidoarjo Terbaik di Jatim, Buah Perbaikan Usia Harapan Hidup, Pendidikan Dan Standar Hidup Layak
December 22, 2025 08:32 PM

 


SURYA.CO.ID, SIDOARJO
– Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sidoarjo berada di angka 83,35. Dengan raihan itu, kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) warga Sidoarjo merupakan yang terbaik di Jawa Timur.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan IPM Sidoarjo pada tahun 2025 mencapai 0,82 persen.

Sebuah lompatan yang mencerminkan keberhasilan dalam mengelola tiga pilar utama yaitu umur panjang, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Menurut Kepala BPS Sidoarjo, Mohamad Isma’il, capaian ini merupakan hasil dari konsistensi pembangunan jangka panjang.

"Angka 83,35 ini menempatkan Sidoarjo dalam kategori Sangat Tinggi. Ini buah dari perbaikan di semua lini, terutama pada dimensi umur panjang dan hidup sehat di mana Usia Harapan Hidup saat lahir telah menyentuh 76,08 tahun. Serta dimensi pengetahuan dengan Harapan Lama Sekolah mencapai 15,23 tahun," kata Isma’il, Senin (21/12/2025).

Ia menyebut, keberhasilan menempati peringkat tertinggi di tingkat kabupaten se-Provinsi Jawa Timur menunjukkan bahwa sinergitas antara kebijakan pemerintah dan partisipasi publik telah membuahkan hasil konkret.

Sementara di sektor ekonomi, daya beli masyarakat Sidoarjo tetap terjaga meski dihantam dinamika global. Pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan kini berada di angka Rp 16.366.000 per tahun.

Hal ini didorong sektor UMKM dan industri manufaktur yang tetap resilien sebagai tulang punggung ekonomi wilayah penyangga ibu kota provinsi ini.

Namun di balik kebanggaan tersebut, ada catatan reflektif. Realisasi 83,35 tersebut masih menyisakan selisih tipis sebesar 0,16 poin dari target ambisius 83,51.

Disebut Isma’il, kesenjangan kecil ini dipengaruhi oleh dinamika demografi yang kompleks.

Pemerataan Kualitas IPM ke Pinggiran

"Sidoarjo adalah magnet bagi kaum urban. Tingginya laju migrasi penduduk ke Sidoarjo memberikan tekanan tersendiri pada fasilitas publik. Pemerintah harus bekerja ekstra keras memastikan infrastruktur pendidikan dan kesehatan tetap mampu melayani populasi yang terus bertambah agar kualitas hidup tidak terdelusi oleh kuantitas penduduk," tambahnya.

Ke depan, tantangan Sidoarjo adalah memeratakan kualitas hingga ke wilayah pinggiran.

Target 83,51 bukan sekadar angka, melainkan janji kesejahteraan yang menuntut akselerasi digitalisasi layanan publik dan penguatan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Menanggapi itu, Bupati Sidoarjo, Subandi mengaku senang. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama semua pihak. Bukan cuma pemerintah, tetapi berbagai stakeholder yang selama ini berkiprah di Kabupaten Sidoarjo.

“Pembangunan di Sidoarjo tidak mungkin hanya bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Termasuk pembangunan SDM. Makanya, kita terus menguatkan sinergitas dengan pihak-pihak lain. Supaya Sidoarjo semakin maju dan Sejahtera,” kata Subandi.

Subandi juga berharap, tingginya SDM di Sidoarjo bisa merata di semua wilayah. Demikian pula pertumbuhan ekonomi, bukan hanya di kawasan perkotaan saja, tetapi diupayakan bisa merata ke semua desa di Kota Delta. *****

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.