Fajar Fathurrahman Pamit Tinggalkan Borneo FC, Sang Wonderkid Asal Papua Berlabuh ke Dewa United?
January 01, 2026 07:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar mengejutkan datang dari Borneo FC Samarinda, salah satu pemain kuncinya, Fajar Fathurrahman, berpamitan meninggalkan klub.

Fajar Fathurrahman mengucapkan kata pisah dengan Borneo FC di penghujung tahun 2025.

Momen tersebut terlihat dalam unggahan video di akun Instagram resmi Borneo FC, Rabu (31/12/2025).

“Lima tahun lalu saya memulai karier di Borneo FC dan di akhir 2025 perjalanan karier saya berakhir. Lima tahun yang telah berlalu, saya mendapatkan banyak pengalaman, pembelajaran, dan keluarga,” tutur Fajar dengan latar ruang ganti Stadion Segiri, Samarinda.

Baca juga: Profil Fajar Fathurrahman, Pemain yang Resmi Berpisah dengan Borneo FC Usai 5 Tahun Bersama

Ia mengungkapkan bahwa selama lima tahun membela Borneo FC, dirinya merasakan berbagai dinamika perjalanan karier, mulai dari masa sulit hingga momen kebangkitan bersama tim.

“Lima tahun ini saya merasakan susah dan senang, naik dan turun. Tapi bersama keluarga di sini, di Borneo FC, saya bisa melewati semuanya,” lanjutnya.

Fajar juga berharap pencapaian tim tetap terjaga hingga akhir putaran.

“Musim ini kita sudah berada di posisi yang baik. Semoga posisi Pesut Etam tetap terjaga dan mimpi besar klub bisa tercapai,” ucapnya.

Baca juga: Tomas Trucha Akui Serangan Borneo FC Lebih Variatif, Ingatkan Penggawa PSM untuk Waspada

Menutup pernyataannya, pemain asal Manokwari, Papua Barat itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim.

“Terakhir, Borneo FC adalah bagian dari keluarga saya. Terima kasih semuanya, terutama Bos Nabil. Sampai jumpa di kesempatan lain. Manyala,” katanya.

Kepergian Fajar Fathurrahman di saat Borneo FC berada di papan atas klasemen dibenarkan oleh Head Media Officer Borneo FC, Brilian Sanjaya.

Kabar ini pun disambut haru oleh rekan setim serta para pendukung Pesut Etam.

Baca juga: Borneo FC Tutup Tahun 2025 Tanpa Kemenangan di 4 Laga, Puncak Klasemen Direbut Persib Bandung

Bek Borneo FC, Diego Michiels, turut mengungkapkan kesedihannya melalui media sosial.

“Ada yang taruh bawang di sini. Begitulah hidup,” tulisnya disertai emotikon sedih.

Respons serupa datang dari para pendukung.

Salah satunya akun penggemar menulis, “Sedih, ekspektasinya bakal lebih lama di Borneo. Sukses selalu di mana pun berada. Semoga bisa kembali ke Samarinda.”

Baca juga: Top Skor BRI Super League 2025/26, Penyerang Borneo FC Ancam Posisi Striker Persija dan Arema FC

Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait klub tujuan Fajar Fathurrahman berikutnya.

Publik berharap Borneo FC tetap tampil maksimal dan mampu menyapu bersih dua laga sisa putaran pertama Super League, yakni melawan PSM Makassar di Stadion Segiri dan menghadapi Persita Tangerang di laga tandang.

Dari data yang tertera di Transfermarkt Indonesia, kontrak Fajar Fathurrahman dengan Borneo FC telah berakhir pada 31 Desember 2026.

Dengan demikian, Fajar Fathurrahman kini berstatus bebas transfer, artinya klub lain bisa mendatangkannya secara gratis.

Baca juga: Samai Persib Bandung di Puncak Klasemen, Borneo FC Siap Sapu Laga Sisa

Fajar Menuju Dewa United?

Dewa United mulai tunjukkan agresifitasnya di bursa transfer paruh musim 2025/2026.

Tak tanggung-tanggung, Dewa United dikabarkan bidik fullback Borneo FC berlabel Timnas Indonesia, Fajar Fathurrahman.

Kabar masuknya Fajar Fathurrahman ke dalam lis belanja Dewa United dibongkar oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @gosball, Rabu (31/12/2025).

Baca juga: Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes Nilai Wasit tak Maksimalkan VAR Usai Takluk Dari Malut United

"HOT RUMOR: Fullback kanan Borneo FC, Fajar Fathurrahman (23th) dikabarkan bakal ke Dewa United.

Jika benar terealisasi, ini jadi kerugian bagi Borneo FC karna kehilangan salah satu pilar utamanya," tulis @gosball.

Bicara peluang, kans Dewa United untuk amankan Fajar Fathurrahman terbuka lebar.

Kekuatan finansial Dewa United bisa saja amankan Fajar Fathurrahman. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.