Renungan Katolik Hari Ini Kamis 1 Januari 2026, Tahun Penuh Berkat
January 01, 2026 08:47 AM

Oleh: Pastor John Lewar, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Kamis 1 Januari 2026.

Tema renungan katolik hari ini "tahun penuh berkat".

Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari raya SP Maria Bunda Allah.

Renungan katolik hari ini untuk hari raya SP Maria Bunda Allah dengan warna liturgi putih.

Bacaan hari Kamis: Bil. 6:22-27; Mzm. 67:2-3,5,6,8; Gal. 4:4-7; Luk. 2:16-21 dan BcO Ibr. 2:9-17.

Baca juga: Renungan Katolik Kamis 1 Januari 2026, Maria Menyimpan Segala Perkara Itu

Bacaan pertama:

Bil 6:22    TUHAN berfirman kepada Musa:

Bil 6:23    "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:

Bil 6:24    TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

Bil 6:25    TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

Bil 6:26    TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Bil 6:27    Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka."

Mazmur Tanggapan:


Mzm 67:2    (67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.

Mzm 67:3    (67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.

Mzm 67:5    (67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.

Mzm 67:6    (67-7) Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.

Bacaan Kedua:


Gal 4:4    Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

Gal 4:5    Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

Gal 4:6    Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

Gal 4:7    Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Injil Katolik:


Luk 2:16    Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.

Luk 2:18    Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.

Luk 2:19    Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.

Luk 2:20    Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Luk 2:21    Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Renungan Harian Katolik

"Tahun Penuh berkat"

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus. 

Selamat datang Tahun Baru 2026. Hari ini adalah hari baru, bulan baru 
dan tahun baru, tahun 2026. Inilah hari yang diciptakan Tuhan bagi kita, 
inilah hari penuh berkat. Mari kita bersukacita dan bergembira atas karya 
agung Tuhan bagi kita semua. Karya agung Allah lewat kelahiran 
PuteraNya Yesus Kristus. Kita bersyukur karena diberi kesempatan oleh 
Tuhan untuk menata hidup ini menjadi lebih bermutu dan bermartabat, 
lewat tugas dan pekerjaan kita masing-masing. 

Di tahun baru ini, Gereja mengajak seluruh umat kristiani merayakan 
Pesta Santa Maria Bunda Allah. Marilah kita berziarah bersama Bunda 
Maria sambil merenungkan apa yang Tuhan kehendaki kita lakukan di 
tahun yang baru ini. Allah memberikan berkat dan kasih karuniaNya bagi 
semua orang yang berharap dan yang percaya kepadaNya. Dalam Kitab 
Bilangan, Musa menjadi sarana Allah untuk memberkati umat Israel. Allah 
menjanjikan berkat berlimpah kepada Harun dan anak-anaknya. Berkat 
itu berupa hasil panen yang mencukupi keperluan hidup setiap hari, 
melindungi dan menjauhkan mereka dari segala macam bahaya yang 
mengancam serta memberikan terang agar tidak jatuh dalam kegelapan 
dosa dan maut.

Bila mereka melaksanakan janji ini dengan setia, maka 
damai sejahtera menyertai mereka. Demikian pula Maria. Melalui Maria, 
umat manusia mendapatkan berkat dan kasih karunia dari Allah. Kasih 
karunia Allah itu tampak dalam diri Tuhan Yesus. Maria adalah sarana 
bagi Allah untuk mengandung Yesus dan menebus umat manusia. Kepada 
jemaat di Galatia, Rasul Paulus menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah 
pemenuhan janji Allah yang datang ke dunia untuk menebus dosa 
manusia.  “Setelah genap waktunya, Allah mengutus  AnakNya yang lahir 
dari seorang perempuan”. Maka semua orang  yang bertobat dan yang 
percaya kepada Kristus yang lahir, disebut anak-anak Allah, bukan 
hamba. Mereka menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Dalam injil Lukas, 
dikisahkan bahwa para gembala bergegas datang ke Betlehem 
menyaksikan kelahiran Yesus. Mereka menjumpai Maria, Yosef dan bayi 
Yesus. Mereka memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang 
mereka dengar  dan mereka lihat, sesuai dengan apa yang dikatakan 
Malaikat itu kepada mereka. 

Kita belum  tahu akan apa yang terjadi dan yang akan kita alami 
sepanjang tahun ini. Kita tidak tahu nasib kita ke depan, suka dan duka, 
susah dan senang, tawa dan tangis, untung dan malang. Tapi kita boleh 
tahu dengan pasti bahwa dalam situasi apapun, Tuhan hadir, menyertai 
dan memberkati kita. Tuhan tidak meninggalkan kita seperti anak yatim 
piatu. Dengan kepercayaan teguh, kita yakin Tuhan tetap beserta kita. 
Tuhan menyertai kita dengan memberikan kepada kita Bunda Maria. Kita 
ditemani oleh Bunda Maria. Bila kita berpaling dan berseru kepada Maria, 
ia akan mendengarkan kita. Bunda Maria akan menghantar kita kepada 
Yesus Puteranya. Dan Yesus akan membawa doa-doa kita kepada Allah 
Bapa di Surga. Semoga kita pun tetap setia kepada Tuhan dalam 
menjalankan panggilan hidup  kita masing-masing. Kita mencontohi 
kesetiaan Bunda Maria sejak awal sampai akhir hidup Yesus Puteranya. 
Kita mensyukuri tahun penuh berkat ini. 

Tahun Baru selalu disambut dengan penuh kegembiraan. Saat pergantian 
tahun ini di mana-mana, langit dipenuhi dengan bunyi-bunyian dan 
kembang-kembang api.  Banyak orang bergembira  penuh harapan pada 
tahun baru. Namun seringkali kegembiraan itu berlebihan. Fakta 
membuktikan bahwa di mana-mana banyak orang meninggal dunia pada 
malam tahun baru, karena petasan dan kembang api.  

Di belahan dunia lain, ada banyak orang yang melewatkan Tahun Baru tanpa peduli akan 
tatanan moral dan susila. Dalam situasi kehidupan manusia yang 
semrawut itu Gereja mengimbanginya dengan  mempersembahkan Tahun 
Baru kepada Santa Maria Bunda Allah. Oleh karena itu, di dalam liturgi, 
fokus perhatian kita bukan saja pada Tahun Baru itu sendiri, tetapi Gereja 
juga mengajak kita untuk memandang kepada Bunda Maria. 

Doa:

Tuhan Yesus kecil, kubersujud, kutundukkan kepalaku, kubukakan 
hatiku, tinggallah di dalam hatiku di sepanjang tahun baru ini. Bawalah 
damai dan berkat, bawalah keberanian dan sukacita bagiku, keluargaku 
dan sesamaku. Santa Bunda Allah, doakanlah kami mulai sekarang ini 
dan sampai pada waktu kami mati ….Amin. 

Sahabatku yang terkasih, Selamat Tahun Baru 2026. Salam doa dan 
berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada. Bapa dan Putera 
dan Roh Kudus...Amin. (Sumber iman katolik.com/the katolik.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.