SRIPOKU.COM - Eva Manurung mengungkapkan perjuangan anaknya, Virgoun yang sekuat tenaga mendapatkan hak perwalian atas ketiga anaknya yang selama ini berada di tangan Inara Rusli.
Inara Rusli yang sebelumnya mendapat hak asuh ketiga anaknya, kini terancam harus berpisah.
Kasus dugaan perzinahan dengan Insanul Fahmi menjadi titik balik bagi Virgoun untuk mengambil alih pengasuhan anak-anaknya.
Rencana besar itu diungkap secara lugas oleh Eva Manurung.
"Oh iya dong (ambil hak asuh anak), sekuat tenaga," kata Eva Manurung dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (31/12/2025).
Hal itu dilakukan oleh Virgoun semata-mata untuk kebaikan anak-anaknya.
Terlebih saat ini anak pertama Virgoun dan Inara sudah beranjak remaja.
Eva menilai hadirnya sosok laki-laki lain di rumah Inara Rusli membuat cucu pertamanya itu merasa tidak nyaman.
"Inget ya, itu ada cucu saya yang masih remaja, dengan hadirnya laki-laki lain di rumah, sudah tidak nyaman," tegas wanita paruh baya tersebut.
Tak sampai di situ saja, perlakuan kasar Inara Rusli kepada cucu-cucunya pun sempat dibeberkan oleh Eva Manurung dalam kesempatan itu.
Eva Manurung mengaku pernah melihat perlakuan tak pantas yang dilakukan Inara kepada anak-anaknya.
"Inara kan kalau mukulin anak kayak mukulin maling," beber Eva Manurung.
"Rambutnya diginiin diseret dari tangga," sambung Eva.
Bahkan, Eva menantang untuk membuka bukti rekaman CCTV di rumah Inara.
"Kenapa mau mungkir? Buka CCTV yang dulu," ujar Eva Manurung.
Baca juga: Sindiran Eva Manurung pasca Inara Rusli Maafkan Insanul Fahmi Terserah Dia
Eva Manurung meradang dan mengaku malu dengan tabiat sang mantan menantu, Inara Rusli.
Terseret kasus perselingkuhan dengan pria beristri, membuat Eva Manurung meradang.
"Ikut malu, ikut semua, jangan gitu dong," ucap Eva, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (28/12/2025).
Ibunda Virgoun ini tegas menyebut dirinya kini berpihak pada Mawa.
"Aku sih sekarang ini berpihak ke Mawa aku," tegasnya.
Geram dengan tabiat Inara, Eva pun berniat menghubungi langsung mantan menentunya.
Menurutnya, langkah Mawa melapor polisi dengan bukti rekaman CCTV adalah tidak salah.
"Suatu saat ku telepon dia, mau ku iniin."
"Lu ngapain nutupin kebenaran. Orang mau ngelapor harus ada barang bukti," ucapnya.
Ia siap memberi dukungan penuh untuk Mawa.
"Mendukung 1.000 kali, bukan 100 persen lagi, 1.000 kali persen," tandasnya.