TRIBUNNEWS.COM - Apple kembali memperbarui daftar perangkat "vintage" dan "obsolete" miliknya.
Dalam pembaruan terbaru, iPhone 11 Pro resmi masuk kategori vintage, bersama Apple Watch Series 5 dan beberapa perangkat lain.
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh 9to5Mac, mengutip kebijakan dan pembaruan terbaru dari Apple.
Apple dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi perangkat dengan usia pakai panjang.
Namun, perusahaan tetap memiliki batas waktu dalam menyediakan layanan perbaikan dan suku cadang resmi.
Untuk itu, Apple secara rutin mengelompokkan produk lamanya ke dalam dua kategori, yakni vintage dan obsolete.
Berdasarkan penjelasan Apple, perangkat vintage adalah produk yang sudah lebih dari lima tahun sejak terakhir kali dijual secara resmi, tetapi belum mencapai tujuh tahun sejak dihentikan peredarannya.
Sementara itu, perangkat obsolete adalah produk yang sudah melewati tujuh tahun sejak dihentikan penjualannya dan tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapatkan layanan perbaikan resmi dari Apple.
Masuknya iPhone 11 Pro ke kategori vintage menjadi sorotan utama.
Pasalnya, ponsel yang pertama kali dirilis pada 2019 itu masih menerima pembaruan sistem operasi terbaru dari Apple.
Bahkan, iPhone 11 Pro tercatat sebagai model iPhone tertua yang masih mampu menjalankan iOS 26.
Baca juga: 9 Produk Utama Apple yang Dirilis Sepanjang 2025, dari iPhone 16e hingga iPhone 17 Pro Max
Selain iPhone 11 Pro, Apple juga menambahkan beberapa perangkat lain ke daftar vintage.
Di antaranya adalah Apple Watch Series 5, MacBook Air 13 inci keluaran 2020 dengan prosesor Intel, iPad Air generasi ketiga versi seluler, serta model terakhir iPhone 8 Plus dengan kapasitas penyimpanan 128GB.
Menurut laporan 9to5Mac, status vintage masih memungkinkan pengguna untuk mendapatkan layanan perbaikan melalui Apple maupun penyedia layanan resmi, selama suku cadang masih tersedia.
Namun, status ini menjadi penanda bahwa masa dukungan perangkat tersebut mulai memasuki tahap akhir.
Bagi pengguna iPhone 11 Pro, kabar ini berarti masih ada waktu sekitar dua tahun sebelum perangkat tersebut masuk kategori obsolete.
Setelah itu, Apple tidak lagi menjamin ketersediaan layanan perbaikan maupun suku cadang resmi.
Dengan demikian, meski iPhone 11 Pro masih tergolong mumpuni dari sisi performa dan perangkat lunak, pengguna perlu mulai mempertimbangkan rencana jangka panjang.
Status vintage menjadi sinyal bahwa dukungan perangkat keras akan semakin terbatas, meskipun pembaruan perangkat lunak masih berjalan untuk sementara waktu.
(Tribunnews.com/Widya)