TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Dermaga sepanjang sekitar 200 meter di Pantai Bahari, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengalami kerusakan parah, Kamis (1/1/2025).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, dermaga yang berada tepat di depan gudang beras Bulog Polman berbentuk huruf T, memanjang dari bibir pantai ke arah laut.
Pondasi bangunan masih kokoh, tetapi lantainya sebagian besar hancur.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Sulbar
Baca juga: Tutup 2025 dengan Dzikir dan Doa Bersama, Gubernur SDK Tekankan Soal Keseimbangan Alam
Saat ini, hanya tersisa papan yang digunakan sebagai jembatan untuk melewati dermaga hingga ke ujungnya.
Warga sekitar memanfaatkan dermaga sebagai tempat memancing ikan, meski kondisinya berbahaya. Papan yang sempit meningkatkan risiko pengunjung terjatuh jika tidak berhati-hati.
Lurah Polewali, Abdul Karim, mengatakan dermaga tersebut sudah puluhan tahun rusak dan tidak lagi berfungsi.
“Dermaga sepanjang kurang lebih 200 meter itu sudah puluhan tahun rusak, tidak lagi difungsikan,” kata Abdul Karim.
Dulunya, dermaga ini digunakan sebagai persinggahan kapal dari Kalimantan untuk pengambilan beras. Namun, kini tidak lagi layak untuk kegiatan pelayaran.
Pemerintah daerah sempat merencanakan perbaikan dermaga untuk dijadikan kawasan objek wisata pantai. “Waktu bupati sebelumnya ada rencana perbaikan, sudah diukur panjang dan lebarnya, tapi tidak ada kelanjutannya,” ujarnya.
Abdul Karim mengimbau warga dan pengunjung untuk selalu berhati-hati saat melewati dermaga.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli