TRIBUNMANADO.CO.ID - Ibadah Tahun Baru I di GMIBM Imanuel Sinsingon, Kamis (1/1/2026), berlangsung khusyuk.
Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (Bolmong) (GMIBM) Imanuel Sinsingon terletak di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara (Sulut).
Peribadatan menggunakan Tata Ibadah Tahun Baru I, Kamis 1 Januari 2026.
Ibadah dipimpin Pendeta Alri Momongan, S.Th.
Pantauan TribunManado.co.id, dalam gereja, Kamis pagi pukul 10.10 WITA, gereja tampak penuh.
Kursi-kursi diduduki jemaat.
Anak-anak hingga orang dewasa datang beribadah.
Dekorasi Natal dan Tahun baru ditata di dalam gereja, depan mimbar dan di samping kanan.
Hiasan pohon Natal dan Santa Claus terpajang di samping kanan.
Sementara di stand depan mimbar, didekor dengan balon berwarna Ungu-Silver dan ada tulisan Selamat Tahun Baru 2026.
Gereja dipercantik dengan gorden berwarna silver.
Plafon gereja berwarna cokelat dengan bis putih hitam nan bercorak.
Dua lampu hias besar tergantung di bagian tengah dalam gereja.
Kursi merah panjang berukuran tiga meter tertata rapi.
Jumlahnya seratusan lebih.
Mulai dari lantai satu, di samping gereja dan di balkon.
Terpantau di luar, kondisi cuaca saat ini di Desa Sinsingon, Bolmong, berawan.
Ibadah dibuka dengan nyanyian.
Penatua Diane Pesik-Lolombulan membacakan pesan-kesan peringatan Tahun Baru 2026.
Pujian ‘Tak Kutahu Kan Hari Esok’ dinyanyikan.
Nas pembuka diucap khadim dan jemaat secara berbalasan.
Nyanyian pujian ‘Aku Hendak bersyukur’ menyambut bacaan itu.
Berlanjut pengakuan dosa dipimpin khadim.
Seketika suasana hening, pendeta dan jemaat berdoa meminta pengampunan dari Tuhan.
“Selagi kesempatan hidup, pimpinlah kami Tuhan dalam situasi apapun kami akan melakukan apapun yang Engkau kehendaki. Inilah doa pengakuan dosa kami, Amin,” ucap Pendeta.
Pujian ‘Bertobatlah’ dinyanyikan.
“Sekalipun dosamu merah seperti kirim i, akan menjadi putih seperti salju,” ucap Pendeta mengumandangkan.
Disambut pujian ‘Telah Kulihat Bukti kasihMu’.
Berlanjut, puji-pujian Anak Semolah Minggu (ASM) dan Guru Anak Sekolah Minggu (GASM).
Satu kalimat firman dibacakan sebelum pembacaan Alkitab.
Disambut pujian ‘Peganglah Tanganku’ dinyanyikan.
Masuk dalam pengakuan Iman Rasuli.
Doa pembacaan firman dipimpin Pendeta Alri.
“Kami membuka pikiran wawasan. Dan bimbinglah kami dengan roh kudus. Kami hendak membaca dan mendengarkan firmanMu, Amin.” ucap Pendeta.
“Yesaya 43:18-19 : 43:18 firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” demikian firman Tuhan dibacakan Pendeta.
Penghayatan firman oleh Pendeta Alri dengan topik khotbah “Makna Pergantian Tahun”.
“Pergantian tahun membawa sukacita bagi diri sendiri,” ucap Pendeta di awal khotbah.
Inilah adalah tahun baru Kristen atau yang juga disebut dengan Tahun Tuhan kita.
Sebagaimana, waktu Yesus dibawa ke Bait Allah saat berusia 8 hari, kemudian disunat.
Setelah itu, umat Kristen semakin bertambah di mana Yesus mengabarkan kebenaran firman.
Tuhan punya rencana bagi kita semua.
Dalam membuat sesuatu yang baru dalam hidup umatnya di tahun yang baru.
Pesan firman, janganlah terjebak dalam hal duniawi.
Perjalanan tahun 2026 nantinya tidaklah misteri.
Sebab bagi Tuhan hidup kita bukanlah misteri.
Hal-hal yang membuat kita trauma di masa lalu, jadikanlah sebagai pengalaman.
“Karena Allah hendak membuat suatu yang baru,” tutur Pendeta.
Pendeta memperjelas bahwa kita harus percaya karena Allah terus bekerja dalam hidup umatnya.
Di Tahun 2026, penopang menjalani hari-harinya, umatNya harus memiliki hal yang baru, yang berkenan bagi Allah.
Seru Pendeta lagi, mari terus bertumbuh dalam iman.
Haruslah mengendalikan emosi dalam menyikapi segala sesuatu dalam hidup.
“Tetaplah bijaksana,” ucap Pendeta.
Janganlah menghakimi orang serta menjatuhkannya.
“Kita harus berhati-hati,” pintanya.
Tahun 2026 ini masih akan dijalani umat manusia.
Tetaplah percaya dan berpegang teguh dalam iman Kristen.
“Allah selalu merencanakan damai sejahtera,” sebut Pendeta dalam penghayatan firman.
Pendeta Alri menuturkan, umat manusia diajarkan untuk tetap bijaksana menjalani segala sesuatu.
Keadaan bisa berubah, namun iman tak boleh berubah.
“Allah sementara bekerja dalam hidup kita, merencanakan sesuatu bagi hidup kita,” ucapnya.
“Tuhan akan menjadi pengawal hidup kita di Tahun 2026. Amin,” sebut Pendeta menutup khotbah.
Khotbah disambut dengan puji-pujian dari Paduan Suara/Choir Umum jemaat dengan membawakan lagu “Serindailah”
Bapak M.M Longsam menjadi dirigen.
Kemudian pujian dari semua pengurus BIPRA atau (Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja, dan Anak) di Pelayanan Gereja.
Persembahan diiringi pujian ‘Tiap Langkahku’.
Dinyanyikan seluruh jemaat.
Selanjutnya puji-pujian dari remaja Queen Saroinsong.
Kemudian ibu Rita Momongan.
Pujian ‘Besarlah Untungku’ menutup nyanyian iringan persembahan.
Pujian tambahan dibawakan kaum Lansia jemaat.
Setelah pemberian korban persembahan, Doa Umum oleh Pendeta Alri Momongan dan ditutup dengan ‘Doa Bapa Kami’.
“Ini permohonan kami. Terpujilah namamu, ya Yesus Kristus,” ucap Pendeta.
Doa Bapa Kami diucapkan Pendeta dan seluruh jemaat.
Kemudian Warta Jemaat dipandu Penatua Telly Pangulu, S.Pd.K.
Sambutan Tahun Baru oleh Kepala Desa (Sangadi/Hukum Tua) Sinsingon Barat sekaligus Penatua Kolom, Eden Lepa.
Setelah Warta Jemaat, pujian ‘Sepanjang Jalan Kehidupan Ini’ dinyanyikan.
Nasehat Rasuli: Bersukacitalah. Pergilah dengan selamat.
“Kasih karunia Yesus Kristus dan persekutuan roh kudus menyertai kita sekalian,” ucap Pendeta.
“Amin, amin, amin,” seruh Pendeta bersama jemaat.
Seluruh jemaat bersalat teduh sejenak. Suasana hening.
Setelah itu ibadah selesai dilanjutkan jabat tangan jemaat dengan Khadim dan para Majelis Jemaat/Pelsus.
Jemaat GMIBM Imanuel Sinsingon terletak di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulut.
Tepatnya di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur.
GMIBM Imanuel Sinsingon adalah salah satu gereja yang berada dalam naungan Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow.
(TribunManado.co.id/Fra)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK