Libur Tahun Baru 2026, Ratusan Wisatawan Padati Benteng Marlborough Bengkulu
January 01, 2026 01:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Objek wisata sejarah Benteng Marlborough di Kota Bengkulu ramai dipadati pengunjung pada Kamis (1/1/2026).

Ratusan wisatawan tersebut berasal dari berbagai daerah yang memanfaatkan momen libur Tahun Baru untuk mengenal lebih dekat peninggalan sejarah Inggris yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Kaur, Saipul Bahri, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk memperkenalkan sejarah Bengkulu kepada anak-anaknya.

Ia menilai Benteng Marlborough memiliki nilai edukasi yang tinggi sebagai sarana pembelajaran sejarah.

“Hari ini saya bersama keluarga mengunjungi salah satu wisata Benteng Marlborough agar mengenal sejarah bahwa Provinsi Bengkulu memiliki salah satu benteng peninggalan Inggris,” ucap Saipul.

Menurutnya, berbagai benda bersejarah yang tersimpan di dalam kawasan benteng mampu menginspirasi pengunjung untuk lebih mendalami sejarah.

Selain itu, Saipul juga mengapresiasi pelayanan petugas yang dinilai ramah dan profesional.

“Melihat benda-benda peninggalan bersejarah yang ada di dalam membuat kita terinspirasi untuk lebih belajar sejarah. Pelayanan petugasnya bagus, dan biaya masuk kunjungan itu normal, hanya Rp 15.000 per orang,” kata Saipul.

Saipul menambahkan, suasana kunjungan pada hari tersebut terbilang cukup ramai.

Ia pun mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Benteng Marlborough sebagai salah satu situs bersejarah peninggalan Inggris di Bengkulu.

Sementara itu, pengunjung asal Kota Lubuk Linggau, Vivi Agesti, menyebut daya tarik utama Benteng Marlborough terletak pada struktur bangunan serta sejarah panjang berdirinya benteng tersebut.

“Daya tarik utamanya struktur bangunannya dan sejarah terbentuknya benteng ini di Bengkulu,” ujar Vivi.

Vivi menilai jumlah pengunjung pada hari itu meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.

Ia memperkirakan sekitar 300 hingga 500 orang memadati kawasan wisata Benteng Marlborough.

Dari sisi pelayanan, Vivi mengaku puas karena dinilai mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pengunjung hari ini lumayan sangat ramai, sekitar 300–500 orang. Untuk pelayanan sudah sangat bagus, tampilannya juga lebih baik dari tahun sebelumnya karena saya sudah beberapa kali ke sini,” jelas Vivi.

Ia berharap ke depan pengelolaan Benteng Marlborough terus ditingkatkan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

Selain itu, penguatan pengelolaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sejarah di Provinsi Bengkulu.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.