SURYA.co.id - Kasus penyakit gagal ginjal di Trenggalek mengalami tren kenaikan untuk menangani penyakit ini RSUD dr Soedomo Trenggalek berencana menambah jumlah mesin Hemodialisa atau mesin cuci darah.
Saat ini RSUD dr Soedomo mempunyai 14 mesin Hemodialisa, pada tahun 2026 rumah sakit plat merah tersebut akan menambah 17 unit.
Plt Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, dr Saeroni menuturkan kasus penyakit gagal ginjal di Trenggalek mengalami tren kenaikan.
Rata-rata dalam satu bulan terdapat 100 hingga 125 pasien gagal ginjal yang harus mendapatkan layanan cuci darah atau hemodialisa.
"RSUD dr Soedomo Trenggalek memiliki 14 mesin hemodialisa. 11 mesin digunakan untuk pasien reguler, dan sisanya ada yang digunakan untuk pasien yang perlu tindakan darurat serta ada mesin khusus pasien dengan penyakit menular," kata Saeroni, Rabu (31/12/2025).
Baca juga: Daftar 32 Obat Herbal Ilegal Dari Pil Pelangsing Hingga Penambah Stamina Pria, Ada Bahan Kimia
Jika ada pasien gagal ginjal baru, pasien tersebut akan mendapatkan layanan dengan menggunakan mesin Hemodialisa Cito atau darurat, jika kondisinya tidak membaik dan membutuhkan cuci darah rutin maka mau tidak mau harus ke luar kota karena kuota mesin cuci darah di Trenggalek penuh.
Untuk itu lah RSUD dr Soedomo Trenggalek memutuskan untuk menambah jumlah mesin Hemodialisa.
"Setiap pasien membutuhkan dua kali cuci darah, saat ini antreannya memang penuh," kata Saeroni.
Saeroni menjelaskan, pasien gagal ginjal di RSUD dr Soedomo paling banyak menjangkit usia dewasa antar 30 hingga 60 tahun. Sedangkan pasien usia 60 tahun ke atas, sudah sedikit.
"Paling muda kami menemukan pasien gagal ginjal usia 15 tahun dan masih duduk di bangku kelas 1 SMP," jelasnya.
Baca juga: Kenali Faktor Risiko untuk Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal Kronis
Pasien termuda gagal ginjal di Trenggalek ini harus menjalani cuci darah secara rutin setelah menderita gagal ginjal akibat berlebihan mengonsumsi makanan cepat saji.
Untuk itu, Saeroni mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, agar terhindar dari penyakit gagal ginjal. Mulai dari mengatur konsumsi makanan hingga rajin olahraga.
"Harus rajin olahraga, tidak merokok, tidak konsumsi alkohol, makan makanan bergizi dan mengelola stres," pungkasnya.