Gaya Unik Pengunjung Monas, Pakai Seragam Jersey hingga Niat Bikin Konten
January 01, 2026 03:32 PM

 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesona Monumen Nasional (Monas) sebagai ikon Ibu Kota Jakarta nyatanya tak pernah pudar. 

Di tengah hiruk-pikuk liburan, kawasan wisata yang terletak di Kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat ini selalu menjadi magnet bagi warga untuk menghabiskan waktu bersama orang terkasih.

Baca juga: Semarak Liburan Awal Tahun 2026, Asyiknya Bercanda sambil Main Layangan di Monas 

Pemandangan unik terlihat di pelataran Monas, di mana tiga orang wanita tampak berjalan santai dengan mengenakan busana yang senada. Mereka adalah Herti, Fitria, dan Adel.

Kekompakan mereka langsung menarik perhatian. Bukan mengenakan baju kasual biasa, ketiganya tampil beda dengan mengenakan kostum jersey yang sedang ngetren.

Ketiga perempuan ini terlihat memakai baju yang biasa untuk olahraga.

Terlihat bajunya berwarna ungu lengkap dengan identitas tim dengan nomor besar di bagian dada.

Fitria, salah satu dari rombongan tersebut, mengungkapkan bahwa tidak ada alasan khusus di balik pemilihan kostum tersebut. Mereka hanya ingin tampil beda dan unik saat mengabadikan momen liburan kali ini.

"Kita pengin aja, kayaknya biar unik gitu aja. Enggak janjian, kita kayak... kan ini kan kayak kostum bola ya kan? Jadi kayaknya tuh warnanya unik aja," kata Fitria saat ditemui Warta Kota (Tribunnews.com Network) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2026).

Baca juga: Warga Ngeyel, Kembang Api Tetap Menyala Bergantian di Langit Jakarta saat Malam Tahun Baru

Rombongan kecil ini ternyata merupakan campuran antara keluarga dan tetangga. Fitria menjelaskan bahwa Adel adalah sepupunya, sementara dirinya dan Herti merupakan tetangga.

Meski demikian, tempat tinggal mereka saat ini agak berjauhan. Herti mengaku tinggal di kawasan Bintaro, sementara Fitria berdomisili di Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat. 

Momen liburan ke Monas ini pun menjadi ajang pertemuan yang hangat bagi mereka. Bagi Fitria, berwisata ke Monas bukanlah hal baru. 

Fitria mengaku sudah sering mengunjungi tugu setinggi 132 meter tersebut. Namun, hal berbeda dirasakan oleh Herti.

Wanita paruh baya itu mengaku sudah sangat lama tidak menginjakkan kaki di Monas. Ingatannya tentang kunjungan terakhirnya bahkan sudah samar-samar.

"Kalau saya belum pernah ke sini (dalam waktu dekat). Dulu tahun berapa tau, dulu pernah ke sini, tapi lupa banget," ungkap Herti dengan wajah sumringah.

Kerinduan akan suasana Monas menjadi alasan kuat bagi Mbah Herti untuk turut serta. 

"Pengin aja ya, senang sih ya," sambungnya. 


Memilih Monas karena Gratis

LIBURAN TAHUN BARU - Penampakan pengunjung Monas yang asyik main layangan sambil menikmati momen liburan awal tahun 2026.
LIBURAN TAHUN BARU - Penampakan pengunjung Monas yang asyik main layangan sambil menikmati momen liburan awal tahun 2026. (Wartakota)

Ketika ditanya mengapa memilih Monas dibandingkan destinasi wisata lain di Jakarta, Fitria mengakui, Monas menawarkan kenyamanan ruang terbuka yang lebih lega dibandingkan tempat lain, seperti Kota Tua yang kerap kali terlalu padat pengunjung.

"Apa ya? Kayaknya ya enak aja di sini kan enggak terlalu ramai sekali kan. Kalau kayak Kota Tua juga ramai. Ya aku juga suka ke Kota Tua, tapi kayaknya lebih enak di sini buat jalan-jalan gitu, enggak terlalu ramai banget," jelas Fitria.

Selain faktor kenyamanan, faktor biaya juga menjadi pertimbangan utama. Area kawasan Monas yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, kecuali masuk ke cawan/puncak.

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Jakarta yang ingin 'healing' tanpa merogoh kocek dalam.

"Gratis sih udah pasti gratis ya. Karena kan enggak ke mana-mana, kecuali kalau kita masuk pasti bayar. Kalau itu sih udah pokoknya enak aja kita ke sini jalan," kata Fitria.

Bikin Konten dan Rencana Naik ke Puncak Monas

 

Di era digital seperti sekarang, liburan tak lengkap rasanya tanpa membuat konten media sosial. Hal ini juga diakui oleh Fitria. Dengan membawa kamera, mereka berniat membuat dokumentasi seru-seruan agar liburan terasa lebih berkesan.

"Ya gitu aja lah, bikin konten kayak apa aja udah yang penting happy," ucap Fitria sembari tertawa.

"Sebanyak-banyaknya nanti (foto) di HP," timpal Herti.

Rencananya, setelah puas berkeliling di area pelataran, mereka berniat mencoba peruntungan untuk naik ke puncak Monas guna melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian. 

Fitria, yang mengaku baru sekali naik ke puncak, ingin kembali merasakan sensasi melihat lanskap kota dari atas.

"Nanti kayaknya kita bakalan masuk ke sana. Ke atas ya. Kalau enggak ramai kan, dia kan pakai kuota juga kan. Jadi ya lihat aja nanti. Kalau masih bisa kuotanya bisa, ya kita ke atas. Kalau enggak, ya kita di bawah aja," terang Fitria.

"Ya indahlah ya. Pokoknya kelihatan semua dari atas," sambungnya. (Ari).

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.