Hari Pertama 2026, Kota Gorontalo Terasa Lebih Lengang Usai Malam Tahun Baru
January 01, 2026 04:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Hari pertama Tahun Baru 2026 di Kota Gorontalo berjalan dengan suasana yang jauh lebih tenang.

Sehari setelah gemerlap perayaan malam pergantian tahun, aktivitas masyarakat belum sepenuhnya kembali normal pada Kamis (1/1/2026).

Pantauan TribunGorontalo.com sejak pagi hari menunjukkan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kota Gorontalo terbilang rendah.

Arus lalu lintas tampak lancar tanpa kepadatan berarti, berbanding terbalik dengan kondisi malam sebelumnya saat warga memadati jalanan untuk merayakan pergantian tahun.

Di Jalan Nani Wartabone, Jalan Jenderal Sudirman, hingga kawasan pusat kota, kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat melintas dengan jarak yang renggang.

Tidak terlihat antrean panjang maupun peningkatan arus kendaraan seperti pada hari kerja.

Baca juga: AS Bantah Klaim Rusia soal Drone Ukraina ke Rumah Putin, Tudingan Dinilai Upaya Gagalkan Perdamaian

Situasi serupa juga tampak di Pasar Sentral Kota Gorontalo. Aktivitas jual beli berlangsung seperti hari biasa, namun tanpa lonjakan pengunjung.

Pedagang membuka lapak sejak pagi, sementara pembeli datang silih berganti dalam jumlah terbatas.

Salah seorang pedagang di Pasar Sentral, Rahma (42), mengatakan suasana pasar pada hari pertama tahun baru cenderung lebih tenang dibanding hari-hari sebelumnya.

“Sejak pagi pembeli ada, tapi biasa saja. Tidak ramai. Mungkin masih banyak yang istirahat di rumah setelah malam tahun baru,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com.

Di sejumlah kawasan pertokoan, kondisi justru tampak lebih sepi.

Beberapa toko memilih tutup dan belum beroperasi, sementara toko yang tetap buka melayani pelanggan dalam jumlah terbatas.

Kondisi serupa terlihat di pusat perbelanjaan. Area parkir tampak longgar dan tidak dipadati kendaraan.

Pengunjung yang datang didominasi warga yang sekadar berbelanja kebutuhan harian, bukan untuk rekreasi atau berbelanja besar.

Sementara itu, di Terminal Pasar Sentral, para sopir angkutan umum terlihat menunggu penumpang dengan aktivitas beragam.

Sebagian menghabiskan waktu dengan bermain catur, sementara lainnya duduk santai sembari mengamati situasi sekitar.

Warga Kota Gorontalo, Rian Abas (29), menilai suasana hari pertama tahun baru memang berbeda dibanding hari kerja biasa.

Ia merasakan jalanan kota jauh lebih lengang dan nyaman untuk dilalui.

“Jalanan sepi, enak berkendara. Tidak seperti biasanya. Kayaknya banyak yang masih di rumah,” katanya.

Meski suasana kota cenderung tenang, sebagian warga justru memanfaatkan momen libur Tahun Baru untuk berwisata.

Sejumlah rombongan terlihat bergerak menuju kawasan pantai dan lokasi pemandian di sekitar Gorontalo.

Beberapa di antaranya menggunakan mobil pick up untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat.

Mereka membawa perlengkapan sederhana untuk menghabiskan waktu liburan sehari di destinasi wisata alam.

Salah seorang warga, Rita Husain (35), mengaku memilih menghabiskan hari pertama tahun baru dengan berwisata bersama keluarga.

Menurutnya, momen libur menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan melepas penat.

“Kalau di rumah terus juga bosan. Sekalian liburan singkat, ramai-ramai sama keluarga,” ucapnya.

Rita bersama rombongan berencana menuju kawasan pantai di Leato Selatan untuk menikmati suasana laut pada awal tahun.

Sementara itu, suasana malam pergantian tahun sebelumnya berlangsung cukup meriah di sejumlah titik Kota Gorontalo.

Warga memadati ruang publik dan pusat keramaian, menggelar acara kumpul keluarga, serta menyalakan kembang api untuk menyambut datangnya Tahun Baru 2026. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.