SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM – Membludaknya wisatawan yang berkunjung ke Gunung Dempo pada libur Tahun Baru 2026 membuat Polres Pagar Alam memberlakukan sistem buka tutup jalur untuk mengantisipasi kemacetan.
Kondisi ini diperparah oleh hujan deras yang membuat sejumlah kendaraan berhenti di beberapa titik.
Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., mengatakan pihaknya menurunkan personel pengamanan untuk mengatur arus lalu lintas, melakukan patroli, serta memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan lancar.
“Personel Pos Pengamanan Gunung Dempo disiagakan penuh 24 jam. Bahkan kita memberlakukan buka tutup jalur untuk mengantisipasi kemacetan,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, S.H., menambahkan pengamanan dilakukan secara terpadu bersama TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya.
Ia juga mengimbau pengunjung tetap tertib, berhati-hati, dan menjaga keselamatan selama berwisata.
Kawasan wisata Gunung Dempo, Pagar Alam, dipadati ribuan wisatawan pada 1 Januari 2026. Wisatawan memadati objek wisata Tangga 2001, Landing Paralayang, dan kawasan eks MTQ untuk merayakan tahun baru bersama keluarga, makan-makan, dan menikmati wahana yang tersedia.
Pantauan Sripoku.com menunjukkan ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat keluar-masuk kawasan wisata.
Wisatawan datang dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Empat Lawang dan Bengkulu, untuk menikmati liburan tahun baru. Andi (37) dari Empat Lawang mengatakan,
“Kami datang ke sini sebanyak 30 orang dengan empat mobil. Setiap tahun baru memang selalu berkunjung ke Gunung Dempo.”
Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, ST, mengimbau masyarakat untuk menyambut wisatawan dengan ramah.
“Momen ini bisa dimanfaatkan untuk mencari rezeki dan menambah pendapatan, dengan catatan memberikan pelayanan yang ramah kepada wisatawan,” ujarnya.