Ini 3 Daerah Tujuan Mudik Nataru 2025/2026 Tertinggi dari Kota Ambon
January 01, 2026 07:52 PM

 

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), Namlea, Tarnate dan Banda, menjadi daerah tertinggi tujuan perjalanan dari Kota Ambon.

Ini dicatat Kantor Kesyabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon sejak 18 Desember hingga 31 Desember 2025, dan diterima TribunAmbon.com dari Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, pada Kamis (1/1/2026). 

14 hari, daerah tujuan Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku mencapai 7.578 penumpang dari Ambon.

Sementara Kota Tarnate, Provinsi Maluku Utara mencapai 3.170 penumpang dan Banda, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, sebanyak 2.762 orang. 

Asal perjalanan menuju Kota Ambon pun masih diduduki Namlea dengan total penumpang dalam waktu yang sama sebanyak 8.387 penumpang. 

Diikuti dari Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 4.267 penumpang dan Banda sebanyak 2.671 penumpang. 

Posisi Banda tidak berbeda jauh dengan Tarnate, jumlah penumpangnya sebanyak 2.604 orang. 

Baca juga: Tercatat 141 Kasus Narkoba di Maluku Sepanjang Tahun 2025

Baca juga: Libur Nataru, Polda Maluku Tingkatkan Kewaspadaan Pasca Tahun Baru

Ribuan penumpang itu merupakan akumulasi jumlah pemudik via kapal laut pada empat pelabuhan yang beroperasi, yaitu Pelabuhan Yos Sudarso, Slamet Riyadi, dan Pelabuhan Galala. 

Iyan Ashari, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkatan Laut KSOP Kelas I Ambon, katakan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan lancar, pihaknya bersama sejumlah pihak terkait secara intensif terus melakukan pemantauan di posko keamanan yang didirikan pada tiga pelabuhan yang dimaksud. 

“Kami berharap arus mudik dan arus balik nantinya tetap berjalan kondusif dan tidak ada halangan,” ujarnya. 

Diketahui, kumulatif arus mudik sejak 18 Desember 2025 hingga 31 Desember 2025, jumlah penumpang naik dan turun sebanyak 47.191 orang. 

Terkait dengan daerah Namlea, Tarnate, dan Banda yang sering menjadi titik tujuan terbanyak dalam arus mudik di Kota Ambon kali ini, belum diketahui secara pasti.

Namun secara umum, ada beberapa hal yang menjadi acuan, yakni : 
1. Tingginya populasi perantauan 
Biasanya pada momentum libur panjang, terjadi pergerakan masif tradisi pulang kampung guna menjalin silaturahmi. Namun belum diketahui pasti apakah populasi perantauan pada daerah itu sangat banyak di Kota Ambon. 
2. Ketergantungan pada transportasi laut 
Kapal laut memang menjadi pilihan utama masyarakat menuju wilayah ini karena ; 
- Aksesibilitas: rute Ambon-Namlea dan Ambon-Banda dan Ambon-Tarnate memiliki frekuensi jadwal kapal yang pling stabil dibanding rute lainnya. 
- Kapasitas Besar : kapal-kapal besar milik Pelni dan kapal cepat banyak melayani rute Banda, Tarnate, dan Namlea.  
3. Pusat Aktivitas Ekonomi dan Budaya 
Namlea dan Tarnate, Maluku Utara merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi, sementara Banda adalah destinasi wisata. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.