Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
TRIBUNAMBON.COM - Maluku jadi sasaran Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) di akhir 2025, lima pasukan terlatih pun mendarat apik di Bandara Pattimura Ambon, Minggu (21/12/2025).
Istirahat semalam, Senin (22/12/2025), tim langsung bertandang ke kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku.
Jaring informasi, hingga berbagi pengalaman tentunya.
Nameless Tower di Pakistan berhasil ditaklukan hingga mencatatkan nama Indonesia di salah satu dinding tebing paling menantang di dunia.
Itu jadi cerita paling asik dalam sharing session hari itu di Kota Ambon, terlebih pencapaian itu adalah hadiah para atlet IBEX tuk HUT ke-80 Indonesia.
Ecological Climbing sebagai salah satu rutinitas strategis juga disosialisasikan dengan harapan berdampak tuk daerah: Konservasi, Pendidikan & Pelatihan, Praktik Berkelanjutan, Pengelolaan Rute, hingga pengetahuan tuk warga setempat.
Tak berlama, Selasa (23/12/2025), tim (Irvan Van Gobel – Leader, Fathur – Dokumenter, Arya Obenk – Climber, Fino – Climber, Yoga – Climber) menuju ke Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.
Baca juga: Sekilas Mepa Unpatti: Dimana Kaki Dipijak di Situ Alam Dijunjung
Baca juga: Sekilas Mafispala Unpatti: Berawal dari Dara dan Popela
Tebing Kelinanti dan Tebing Hatupia di Desa Saleman tujuan pertama jelajah.
Dan tepat hari pertama tahun 2026, tim menapaki nyaris separoh badan tebing vertical, kawasan Gunung Tery, Desa Sumbawa, Kecamatan Kilmury, Seram Bagian Timur.
“Jarak dari Desa Sumbawa ke kaki tebing sekitar enam jam perjalanan,” ujar Irvan Van Gobel, Leader Tim Ecological Climbing kepada TribunAmbon.com, Kamis (1/1/2026).
“Ini perdana pemanjat sampai ke tebing itu,” imbuhnya.
Tim pun perlahan membuka jalur panjang tebing, dan ditargetkan hingga ke puncak sekira tiga sampai empat hari kedepan.
“Terdapat over hank persis di tengah badan tebing karst, belum lagi kondisi cuaca, sehingga bisa keluar dari jadwal,” ungkapnya.
Setelah Tebing Gunung Tery takluk, tim dijadwalkan ke Banda Neira, Kepulauan Kei dan Alang Asaude di Seram Bagian Barat.
“Hasilnya akan jadi rekomendasi bagi pemerintah untuk pembukaan wisata panjat tebing yang berdampak bagi warga setempat,” tandas Ketua IBEX, Freden Sembiring. (*)