TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Rencana pembangunan Stadion Wergu Wetan Kabupaten Kudus menemui titik terang.
Kali ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sudah merilis desain stadion dan telah disampaikan kepada Pemkab Kudus.
Merespons hal tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, dalam perencanaan ini masih ada beberapa yang perlu dilengkapi.
Baca juga: Cari Durian Lokal Kudus Bergaransi dan Murah? Buruan Datang ke Pondok Bu Yati Kampung Pelang
• Pengunjung Kecele, Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Masih Ditutup
Meski demikian, sepenuhnya baik itu anggaran maupun pelaksanaan pembangunan stadion akan dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU.
Untuk rencana pembangunan stadion akan berlangsung dengan skema multiyear 2026-2027.
“Untuk anggaran pastinya masih dihitung antara Rp40 miliar sampai Rp50 miliar. Pelaksanaan dari sana (Kementerian PU) ,” kata Sam’ani, Kamis (1/1/2026).
Lanjut Sam’ani, ada skema bongkar total stadion yang saat ini ada untuk kemudian kembali dibangun sesuai desain yang telah direncanakan.
Hanya saja skema tersebut saat ini masih dihitung oleh Kementerian PU.
Di dalam desain stadion tersebut, nantinya akan didominasi warna biru.
Warna ini selaras dengan jersey Persiku Kudus.
Baca juga: RESMI, Bappeda Kudus Berubah Nomenklatur Jadi Bapperinda
• Pilu Dasimah Ajak Anak-Cucu Mengungsi dari Banjir Tegal, Air Masih Masuk Rumah
Hanya saja, stadion yang baru ini jika sesuai dengan desain, tidak ada lintasan atletik. Hal ini mirip stadion di Eropa.
Di setiap sudut pojok stadion berdiri tiang lampu. Pencahayaan stadion nantinya berkapasitas 15 ribu lux.
Dengan begini, stadion bisa digunakan untuk pertandingan saat malam hari.
Untuk tribun tidak dirancang melingkari lapangan, melainkan terpisah di setiap sisinya. Kursi penonton pada tribun dirancang single seat dengan kapasitas 10 ribu penonton.
Berdasarkan laporan Kementerian PU yang disampaikan kepada Pemkab Kudus, terkait rencana pembangunan stadion nantinya akan sesuai dengan standar FIFA dan PSSI.
Termasuk yang tidak kalah penting, pembangunan stadion ini akan mempertimbangkan sisi keamanan sampai kenyamanan penonton, pemain, dan ofisial.
Hal ini agar peristiwa tewasnya 100 lebih suporter yang pernah terjadi di Kanjuruhan Malang tidak terjadi di stadion yang lain. (*)