Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah bergerak cepat menangani satu unit rumah warga di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, yang rusak parah akibat diterpa angin kencang pada Rabu (31/12/2025) malam.
Akibat kejadian itu, Rumah milik Ratna (63) mengalami kerusakan pada atap rumah beserta plafon di bagian tengah.
Beruntung, saat peristiwa terjadi, korban tidak berada di dalam rumah karena tengah berada di rumah anaknya yang letaknya tidak jauh dari lokasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemkab Bengkulu Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial langsung turun ke lokasi pada Kamis (1/1/2026) pagi.
Pantauan TribunBengkulu.com, sebanyak 12 personel BPBD Bengkulu Tengah dikerahkan untuk melakukan pembersihan material rumah terdampak sekaligus menyalurkan bantuan darurat.
Bersama warga setempat, petugas BPBD bergotong royong membersihkan sisa genting dan material atap rumah yang ambruk serta material lain yang berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani.
Usai kegiatan gotong royong, BPBD Bengkulu Tengah menyerahkan bantuan berupa dua buah terpal yang dapat dimanfaatkan sebagai atap sementara oleh korban.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkulu Tengah, Harmen Junaidi, melalui Sekretaris BPBD Rahmat Hidayat, mengatakan langkah cepat tersebut dilakukan sesuai arahan Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto.
“Berdasarkan arahan Bupati Bengkulu Tengah, kami langsung menurunkan 12 personel untuk melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak angin kencang. Untuk penanganan darurat, bantuan yang diberikan berupa dua buah terpal. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti setelah melaporkan kondisi lapangan kepada pimpinan,” ujar Rahmat Hidayat saat diwawancarai TribunBengkulu.com.
Tak berselang lama setelah BPBD melakukan penanganan awal, Kepala Dinas Sosial Bengkulu Tengah, Watiullah, turut mendatangi lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan tambahan.
Bantuan yang diberikan Dinas Sosial berupa kasur, terpal, serta paket sembako guna memenuhi kebutuhan dasar korban.
“Mungkin bantuan ini yang bisa kami salurkan terlebih dahulu. Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk penyaluran bantuan lanjutan,” ujar Watiullah.
Diketahui, Ratna saat ini tinggal seorang diri di rumah tersebut sejak suaminya meninggal dunia sekitar empat bulan lalu.
Hingga kini, rumah korban masih memerlukan perbaikan lebih lanjut, khususnya pada bagian atap dan plafon yang mengalami kerusakan berat.
Rusak Parah
Rumah tersebut diketahui milik Ratna (63) seorang lansia yang tinggal sendiri di rumahnya.
Akibat angin kencang, atap rumah beserta plafon di bagian tengah ambruk dan mengalami kerusakan berat.
Beruntung, saat kejadian pemilik rumah tidak berada di dalam rumah.
Ratna tengah berada di rumah anaknya yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya.
Pantauan TribunBengkulu.com, Kamis (1/1/2026), sejumlah warga Desa Talang Empat tampak bergotong royong membersihkan puing-puing atap rumah yang terbuat dari genting serta kayu penyangga.
Anak korban, Ismawati, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat angin kencang melanda wilayah tersebut.
“Kejadiannya sekitar jam 19.00 WIB. Karena kami khawatir dengan kondisi ibu, kami ajak ibu ke rumah saya untuk sementara waktu,” ujar Ismawati saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (1/1/2026).
Sekitar 30 menit setelah berada di rumah anaknya, terdengar suara keras dari arah rumah korban.
“Setelah dengar suara ‘bruk’, kami langsung ke rumah ibu. Ternyata atap rumah ibu roboh,” katanya.
Diketahui, Ratna tinggal seorang diri di rumah tersebut sejak suaminya meninggal dunia sekitar empat bulan lalu.
“Yang rusak itu atap bagian tengah rumah. Alhamdulillah banyak keluarga dan tetangga yang membantu gotong royong membersihkan dan memperbaiki,” jelas Ismawati.
Ismawati berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk membantu perbaikan rumah sang ibu.
“Semoga ada bantuan dari pemerintah agar bisa meringankan beban kami dalam memperbaiki rumah,” harapnya.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini