Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menindaklanjuti bencana pohon tumbang di Kota Bengkulu melakukan penyisiran sekaligus pemetaan wilayah potensi bencana pohon tumbang pada Kamis (1/1/2026).
Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Bengkulu menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai wilayah.
Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terdapat 11 titik pohon tumbang akibat terjangan angin kencang.
Pohon-pohon tersebut tumbang di ruas jalan dan kawasan permukiman warga, sehingga memerlukan penanganan cepat guna memulihkan kondisi kota.
Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana mengatakan, tim gabungan langsung diterjunkan begitu laporan dari masyarakat diterima.
Proses evakuasi melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu.
Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Pemkot Bengkulu juga melakukan tindak lanjut terhadap dampak yang ditimbulkan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Bengkulu Kamis 1 Januari 2026: Hujan Sedang hingga Ringan di Seluruh Kecamatan
Cuaca ekstrem tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada rumah warga di kawasan Tebeng setelah tertimpa pohon mangga.
Sebagai bentuk tanggung jawab, BPBD Kota Bengkulu berencana menyalurkan bantuan logistik berupa seng dan rangka baja agar rumah warga terdampak dapat segera diperbaiki.
“Bantuan akan kami salurkan agar warga bisa segera melakukan perbaikan dan kembali beraktivitas dengan normal,” jelas Ardana.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DLH Kota Bengkulu Afriyenita menyampaikan, pihaknya telah melakukan langkah lanjutan pasca kejadian dengan menyisir kembali lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
“Semalam kami berkolaborasi dengan BPBD dan Damkar menyelesaikan 11 titik pohon tumbang. Mulai hari ini kami sudah kembali menyisir lokasi rawan pohon tumbang,” ujar Afriyenita.
Penyisiran lanjutan akan kembali dilakukan pada Jumat (2/1/2026) dengan fokus di kawasan pantai yang dinilai rentan terdampak angin kencang.
Ia menambahkan, penyisiran lanjutan akan kembali dilakukan pada Jumat (2/1/2026) dengan fokus di kawasan pantai yang dinilai rentan terdampak angin kencang.
“Besok penyisiran akan dimulai dari kawasan pantai,” kata Afriyenita.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di Kota Bengkulu dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi hujan ringan.
Meski demikian, Pemkot Bengkulu tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mendukung upaya pencegahan bencana.
Masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang, menjauhi kawasan pantai ketika cuaca buruk, serta menggalakkan gotong royong membersihkan saluran air guna mencegah genangan.