Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menggelar doa lintas agama untuk korban terdampak bencana di Indonesia, Rabu, 31 Desember 2025.
Rangkaian doa masing-masing dipimpin oleh tokoh agama Islam, Katolik, Hindu, dan Protestan itu difokuskan untuk bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Selain kepada tiga provinai terdampak banjir dan longsor, ungkapan spiritual juga terhadap pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.
Kapolres Flores Timur, AKBP Adhytia Octorio Putra, mengatakan doa lintas agama di akhir tahun 2025 dilaksanakan dalam nada empati.
Baca juga: Kedutaan Besar Spanyol Minta Pencarian 3 Warganya Dilanjutkan
"Polres Flores Timur menyelenggarakan doa bersama untuk mendoakan keselamatan para korban bencana, kekuatan bagi bagi keluarga terdampak, dan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah bencana," ujarnya.
Berlangsung di Aula Ikatara Polres Flores Timur, doa dalam agama Islam dipimpin oleh Ustad Syafi Fii Syarif, agama Katolik dipimpin RD. Andreas Fernandez, agama Protestan oleh Pendeta Ferliminggus Bako, dan agama Hindu oleh pemangku I Made Budana.
Polres Flores Timur juga mengerahkan ratusan anggota termasuk Kepolisian Sektor (Polsek) untuk mengamankan perayaan Tahun Baru 2026. (Cbl)