Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menghadirkan fasilitas ruang publik baru bagi masyarakat.
Sebuah air mancur menari resmi dioperasikan dan menjadi pelengkap ruang publik kedua di Lapangan Gadjah Mada di Jalan Sumargo di Lamongan yang diresmikan tepat pada momen pergantian tahun 2025 ke tahun baru 2026.
Peresmian air mancur menari tersebut menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran dan kegiatan pergantian tahun yang digelar Pemkab Lamongan, Rabu (31/12/2025) malam.
Baca juga: Tragedi di Lamongan, 3 Bocah Saksikan Temannya Tenggelam saat Bermain di Bekas Galian Sawah
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ikon baru sekaligus sarana hiburan, rekreasi, dan interaksi sosial bagi masyarakat.
Air mancur menari tersebut menampilkan perpaduan semburan air, tata cahaya warna-warni yang dapat dinikmati pengunjung, terutama pada malam hari.
Pemerintah daerah menilai keberadaan ruang publik yang dilengkapi air mancur menari ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas fasilitas umum, sekaligus mempercantik wajah kota.
Selain menjadi tempat berkumpul masyarakat, ruang publik ini juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi warga sekitar.
Dengan diresmikannya air mancur menari pada malam pergantian tahun, Pemkab Lamongan berharap fasilitas ini dapat menjadi simbol semangat baru serta kebersamaan masyarakat Lamongan dalam menyongsong tahun yang akan datang.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa pembangunan ruang publik yang dilengkapi air mancur menari merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang terbuka yang nyaman, inklusif, dan bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Ruang publik ini kami hadirkan sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan berekreasi bagi masyarakat Lamongan. Air mancur menari menjadi daya tarik sekaligus ikon baru yang diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan warga terhadap kotanya,” ujar Bupati Yuhronur Efendi, Rabu (31/12/2025) malam.
Menurutnya, peresmian yang dilakukan tepat pada malam pergantian tahun memiliki makna simbolis sebagai semangat baru dalam menyongsong tahun yang akan datang. Selain sebagai sarana hiburan, keberadaan ruang publik ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dan dijaga bersama. Tidak hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mendukung aktivitas ekonomi warga,” imbuhnya.
Baca juga: Sudah Sebulan Desa di Lamongan Terendam Banjir, Warga makin Merana karena Harga Bahan Pokok Naik
Dengan diresmikannya air mancur menari tersebut, Pemkab Lamongan optimistis ruang publik ini akan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan destinasi favorit baru, khususnya pada malam hari dan akhir pekan.
Air mancur menari tersebut menjadi daya tarik utama ruang publik baru. Secara teknis, instalasi air mancur ini dilengkapi puluhan nozzle semprot dengan variasi ketinggian air, sistem pompa bertekanan, serta lampu LED hemat energi yang mampu menampilkan aneka warna.
Seluruh sistem dikendalikan secara terprogram sehingga semburan air, pencahayaan, dan iringan musik dapat bergerak selaras.
Pada jam-jam tertentu, air mancur menari akan menampilkan pertunjukan singkat dengan variasi pola semburan dan permainan cahaya, khususnya pada malam hari.
Sistem operasionalnya dirancang aman bagi pengunjung serta mudah dalam perawatan, sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan.