Di Balik Pemecatan Enzo Maresca dari Chelsea: Besar Pesangon, Pengganti, dan Penyebab
January 01, 2026 09:55 PM

TRIBUNNEWS.COM - Klub papan atas Liga Inggris, Chelsea, membuat keputusan besar pada momen pergantian tahun 2026.

Chelsea memutuskan kerja sama mereka dengan pelatih asal Italia, Enzo Maresca, pada Kamis (1/1/2026) malam.

The Blues mengeluarkan pernyataan singkat untuk mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Enzo Maresca.

"Chelsea dan pelatih Enzo Maresca secara resmi berpisah jalan," terang Chelsea dalam pernyataan mereka.

"Selama berada di klub, Enzo memimpin tim menuju kesuksesan menjadi juara UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub."

"Pencapaian itu akan selalu menjadi bagian penting sejarah klub."

"Untuk itu, kami berterima kasih kepada kontribusinya kepada tim," paparnya.

Pemecatan Enzo Maresca ini berarti The Blues mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Italia secara prematur.

Pasalnya kontrak Maresca di Stamford Bridge sejatinya berlangsung hingga Juni 2029 mendatang.

Baca juga: Kursi Pelatih Chelsea Memanas, Sinyal Enzo Maresca Pergi Menguat setelah Gak Kerasan

SELEBRASI - Ekspresi Enzo Maresca setelah membawa timnya, Chelsea mengalahkan Fluminense pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, Rabu (9/7/2025). Foto diambil dari website FIFA Club World Cup 2025 pada Rabu, 9 Juli 2025.
SELEBRASI - Ekspresi Enzo Maresca setelah membawa timnya, Chelsea mengalahkan Fluminense pada semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di MetLife Stadium, Rabu (9/7/2025). Foto diambil dari website FIFA Club World Cup 2025 pada Rabu, 9 Juli 2025. (Website FIFA Club World Cup 2025)

Bahkan Chelsea memiliki opsi memperpanjang otomatis kontrak tersebut hingga Juni 2030.

Dengan demikian, pesangon yang diterima Maresca akibat pemecatan ini menjadi cukup lumayan.

Gaji per pekan sang pelatih di Chelsea adalah 90 ribu Poundsterling.

Dengan demikian, ia bisa mengantongi uang 25 juta Poundsterling atau Rp565 miliar dari pemecatan tersebut.

Namun jumlah itu bisa saja berkurang bila kedua kubu menyepakati opsi tertentu.

Selain soal kompensasi, keputusan Chelsea melepas Maresca di tengah musim terhitung berani.

Pasalnya tak mudah mencari pelatih pengganti saat musim kompetisi masih berlangsung.

Meski demikian mereka dikabarkan sudah punya kandidat pengganti Maresca.

Mereka mengarahkan radar ke klub satelitnya di Prancis, Strasbourg.

Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, disebut-sebut akan dipilih sebagai pelatih sementara The Blues.

Rosenior akan berada di sana sembari Chelsea mencari sosok yang tepat untuk menangani skuad The Blues yang beraneka rupa.

Penyebab dipecatnya Maresca dari kursi pelatih Chelsea memang belum diketahui secara pasti.

Namun beberapa pihak menyangkutkan keputusan besar ini dengan perselisihan yang terjadi antara Maresca dan para petinggi klub sejak beberaka waktu lalu.

Hal itu mulai mencuat sesaat setelah Chelsea mengalahkan Everton pada 13 Desember lalu.

"Saya mengalami 48 jam terburuk di klub baru-baru ini," kata Maresca saat itu, dikutip dari BBC.

"Tak ada dukungan dari pihak klub kepada saya dan tim," paparnya secara singkat.

Selagi ia memilih tak menjelaskan pernyataan terkait ketidakpuasannya, Maresca juga terus berusaha mengawal anak asuhnya di jalur kemenangan.

"Saya tidak tahu. Itu hanya sebuah sesi jumpa pers biasa setelah laga," kata Maresca sebelum laga melawan Newcastle dikutp dari Irish Times.

"Saya mengatakan apa yang ingin saya katakan. Tidak ada yang meminta saya untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut," lanjutnya.

Setelah itu, kondisi internal The Blues semakin bergejolak.

Ditambah lagi, Chelsea tak meraih hasil apik dalam 7 pertandingan terakhir.

Hal tersebut membuat para petinggi semakin mudah mengeluarkan keputusan mengakhiri kerja sama dengan Maresca.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.