Adik Evia Maria Mangolo Berduka, Kenang Komunikasi Terakhir via WhatsApp dengan Mahasiswi UNIMA
January 01, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kepergian Evia Maria Mangolo, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (UNIMA) yang ditemukan meninggal di kosnya, memberikan duka mendalam bagi sang adik, Revan.

Remaja yang baru duduk di kelas 2 SMP ini tak kuasa menahan tangis.

Ia histeris di rumah persemayaman di Perumahan CBA Gold Mapanget, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Rabu 30 Desember 2025.

"Kakak, kenapa begini.

Tuhan tolong," teriak Revan sembari menangis, dikutip dari TRIBUNMANADO.CO.ID, Kamis (1/1/2025).

Revan tak menyangka, komunikasi dengan sang kakak via WhatsApp pekan lalu jadi yang terakhir kalinya. 

"Bilang mau pulang setelah tahun baru.

Bagaimana kak, kaaaak kaaak," ujarnya lirih. 

Revan mengaku, ia sangat berharap bisa merayakan Natal dengan kakaknya.

Seorang kerabat perempuan tampak berusaha menghibur Revan yang merasakan kesedihan mendalam.

Baca juga: Mahasiswi UNIMA yang Tewas Usai Dilecehkan Dosen Ternyata Punya Keinginan Mulia, Story WA Jadi Bukti

MAHASISWI UNIMA TEWAS - Maria Antoineta Evia Mangolo, mahasiswi UNIMA yang bunuh diri karena depresi dilecehkan dosen sempat berjanji kepada keluarga akan pulang untuk rayakan tahun baru bersama.
MAHASISWI UNIMA TEWAS - Maria Antoineta Evia Mangolo, mahasiswi UNIMA yang bunuh diri karena depresi dilecehkan dosen sempat berjanji kepada keluarga akan pulang untuk rayakan tahun baru bersama. (Tribun Manado/Arthur)

Kronologi tewasnya Evia Maria Mangolo

Evia Maria Mangolo, mahasiswi UNIMA, ditemukan meninggal dunia di sebuah indekost di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, pada Selasa (30/12/2025).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 Wita oleh pemilik kost berinisial YR.

YR mendapat informasi dari salah satu penghuni kost bahwa ada seorang penghuni yang ditemukan meninggal.

YR segera menuju lokasi dan melihat Evia berada di depan pintu masuk kost dalam kondisi sudah meninggal.

YR kemudian menghubungi pihak kelurahan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Personel Polsek Tomohon Tengah bersama tim identifikasi Polres Tomohon langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Tomohon, IPTU Royke Mantiri, menyatakan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jenazah Evia Maria Mangolo kemudian diotopsi di RS Kandou Manado, Sulawesi Utara, pada Rabu (31/12/2025).

Keputusan tersebut diambil setelah keluarga menemukan sejumlah luka membiru di tubuh almarhumah.

Setelah kematian Evia, oknum dosen FIPP UNIMA berinisial DM menjadi sorotan publik terkait dugaan perlakuan tak menyenangkan terhadap korban.

Dugaan perlakuan tersebut terungkap melalui surat yang dikirim ke Dekan FIPP UNIMA, dan kasus ini kini viral di media sosial.

(TribunTrends/ Amr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.