TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Pasca kekalahan dari Persebaya Surabaya 0-4, Persijap Jepara bakal menghadapi tim kuat Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada, Sabtu (3/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Tak mau berlarut meratapi kekalahan 0-4 dari Persebaya Surabaya, Persijap bertekad membawa poin dari Jakarta.
Satu poin menjadi syarat yang harus dibawa pulang Rosalvo Junior Dkk dari Stadion GBK ke Kabupaten Jepara.
Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixeira Alves memastikan bahwa anak asuhnya dalam keadaan baik usai menggelar latihan perdana di Stadion GBK, Kamis (1/1/2026).
Divaldo tidak memungkiri bahwa tim didikannya sebelumnya datang ke Jakarta dalam kondisi tidak baik-baik saja. Jadwal pertandingan yang berdekatan, ditambah kekalahan di pertandingan terakhir menjadi modal yang kurang bagus untuk melawan tim kuat Persija.
Belum lagi absennya sejumlah pemain, baik dikarenakan cidera maupun akumulasi kartu, menjadi PR besar bagi pelatih.
Divaldo menyebut, latihan mepet dengan pertandingan merupakan gaya latihan yang diterapkan kepada pemain Persijap. Dengan cara mensimulasikan hal-hal yang terjadi, setelahnya melakukan antisipasi.
Baca juga: Rafi Tunjuk Nazal Mustofa Jadi Pelatih Kepala Baru Persiapa, Pernah Bawa Juara Liga 3 Jateng 2021
"Saya lihat tim kita (Persijap) mental kemarin sudah oke. Pertandingan kemarin sempat kalah, mental drop sedikit. Tapi ini di Jakarta saya kira sudah oke. Mungkin ada beberapa pemain yang harus push mental, secara private saya jaga mental pemain. Saya kira sudah ada beberapa yang sudah siap untuk pertandingan besok," terangnya.
Selain mental, Divaldo menilai bahwa tactical permainan harus dimatangkan dalam latihan. Dalam rangka antisipasi semua yang bisa tentang Persija. Mengigat Persija Jakarta merupakan tim yang sangat berat, tim papan atas dengan beberapa pemain istimewa.
Seperti contoh Maxwell Sauza, Allano Brendon de Souza Lima dan beberapa pemain bagus lainnya yang patut diwaspadai Persijap Jepara.
Namun, dia tetap optimistis bisa mendapatkan target 1 satu poin di GBK dengan memaksimalkan pemaian yang ada dan perubahan taktik pertandingan.
"Kita coba antisipasi dan datang ke sana (GBK) untuk dapat minimal 1 poin. Itu komitmen saya dengan pemain untuk pertandingan melawan Persija lebih baik lagi" ujarnya.
Sebagai kepala pelatih baru Persija, Divaldo tidak terlalu memikirkan pemain yang absen demi menatap satu laga untuk mendapatkan poin.
Baca juga: Awal Tahun Baru 2026, Wisatawan Serbu Kota Lama Semarang
Dia lebih tertarik melihat potensi pemain yang ada dan berusaha dimaksimalkan untuk pertandingan yang lebih baik.
Bagi Divaldo, tidak ada alasan lagi sebuah tim berpikir stagnan pada pemain yang tidak bisa tampil.
Sebaliknya, kondisi yang ada harus dipikirkan untuk satu laga berharga di GBK Jakarta.
Pelatih juga sudah memberikan arahan ke pemain agar tidak bermain seperti saat melawan Persebaya, harus bermain lebih rapi seperti melawan PSIM.
"Ada pemain penting namun tidak bisa main, kita panggil second pemain yang sudah fit turun dan sangat spartan untuk tim kita. Ada yang kembali dari cidera. Kita berusaha dan berjuang 100 persen, dengan mental spartan supaya kita bisa dapat hasil positif," tegasnya. (Sam)