TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suasana malam pergantian tahun di RT 08/RW 01 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (31/12/2025), mendadak mencekam ketika warga yang semula merayakan tahun baru dikejutkan benda mengapung di saluran irigasi samping Jalan Pertanian.
Benda yang awalnya dikira boneka itu ternyata jasad bayi laki-laki, membuat kerumunan warga seketika diliputi rasa iba dan ketakutan.
Sekitar pukul 22.00 WIB, seorang warga bernama Mukhamad Ilham Maulana melihat benda mengapung di saluran irigasi.
Awalnya ia mengira itu boneka.
Namun setelah diperhatikan lebih dekat bersama warga lain, ternyata benda tersebut adalah jasad bayi.
Suasana malam tahun baru yang semula riuh berubah tegang.
Warga berkerumun di tepi irigasi, sebagian merasa iba, sebagian lain ketakutan melihat jasad bayi yang masih lengkap dengan ari-ari.
Ilham segera melapor kepada Ketua RT setempat, Kiswadi, yang kemudian meneruskan informasi ke Polsek Cinere dan petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Grogol.
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan penemuan tersebut.
“Benar telah ditemukan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran saluran irigasi wilayah Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo,” ujar Made kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Petugas Polsek Cinere yang dipimpin perwira pengawas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Mereka kemudian mendata saksi serta melakukan olah TKP awal.
Tak lama kemudian, tim Inafis Polres Metro Depok tiba sekitar pukul 00.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi tersebut.
Baca juga: Kronologi Pedagang Dikeroyok 2 Preman Hingga Berdarah di Jakarta Timur, Pelaku Awalnya Minta Uang
Dari hasil pemeriksaan awal, ari-ari bayi masih menempel.
Diperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Sekitar pukul 00.30 WIB, jasad bayi dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, identitas orang tua bayi belum diketahui.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut di saluran irigasi.
“Belum tahu, masih dalam proses penyelidikan,” kata Made.
Kasus penemuan bayi di ruang publik bukan pertama kali terjadi di wilayah perkotaan.
Peristiwa serupa pernah mencuat di Jakarta dan Depok sebelumnya, menunjukkan masih adanya persoalan sosial serius terkait perlindungan anak dan tanggung jawab keluarga.
Geger malam tahun baru di Depok menyisakan duka mendalam. Jasad bayi yang awalnya dikira boneka menjadi pengingat betapa rentannya kehidupan, sekaligus harapan agar kasus segera terungkap demi keadilan.