TRIBUNJOGJA.COM - Memasuki tahun 2026, diperlukan sikap yang lebih sadar dan terarah dalam menjalani kehidupan.
Tahun baru selalu menjadi momen yang tepat untuk introspeksi diri dan menata ulang arah hidup, yaitu dengan menyusun resolusi awal tahun
Bagi seorang muslim, selain membuat resolusi duniawi, resolusi spiritual juga sangat penting.
Salah satu cara untuk memperkuat iman dan hati adalah dengan memperbanyak amalan dzikir.
Berikut tujuh resolusi awal tahun dengan perbanyak amalan dzikir
Dzikir pagi dan petang merupakan amalan sunnah yang memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun psikologis.
Dengan membaca doa dan zikir di waktu-waktu ini, hati kita selalu berada dalam kesadaran akan kehadiran Allah.
Dzikir pagi dan petang juga berfungsi sebagai tameng dari pengaruh negatif lingkungan, dan godaan syahwat.
Baca juga: Dzikir Pagi Lengkap: Bacaan, Doa, dan Faedahnya Sesuai Sunnah
Setelah menunaikan shalat fardhu, membaca dzikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir menjadi kebiasaan yang mendekatkan hati kepada Allah.
Berdzikir setelah shalat efek sampingnya dapat meningkatkan kualitas ibadah, bukan hanya kuantitas.
Dengan memperbanyak dzikir setelah shalat, kita dapat merasakan ketenangan yang lebih lama, sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas nikmat iman dan kesempatan beribadah.
Baca juga: Dzikir Setelah Sholat: Doa dan Bacaan yang Dianjurkan Rasulullah
Istighfar adalah memohon ampunan Allah atas dosa-dosa yang lalu.
Memperbanyak amalan dzikir istighfar merupakan resolusi agar setiap individu memulai tahun baru dengan hati yang bersih, ringan dari kesalahan masa lalu dan siap menjalani tahun baru dengan semangat baru.
Rutin membaca istighfar juga dapat membantu menguatkan hubungan dengan Allah, sekaligus mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki diri.
Baca juga: Manfaat Rajin Membaca Saayidul Istighfar
Shalawat merupakan amalan yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya mendekatkan hati kepada Rasulullah saw dan mendatangkan keberkahan hidup.
Dalam resolusi ini mengajak kita untuk selalu membiasakan membaca shalawat nabi setiap hari, baik secara pribadi maupun beramai-ramai, untuk meningkatkan cinta kepada Nabi Muhammad saw.
Baca juga: Cerita dr Resita dan Komunitas Tali Tasbih Jogja, Padukan Shalawat Nabi dengan Musik Metal
Dzikir tidak terbatas pada waktu tertentu. Mengingat Allah saat belajar, bekerja, atau beraktivitas sehari-hari membuat hati tetap tenang, pikiran lebih fokus, dan tindakan lebih terarah.
Resolusi ini menekankan pentingnya menjadikan dzikir sebagai bagian dari gaya hidup, bukan hanya ritual formal, sehingga iman menjadi bagian nyata dalam setiap langkah kehidupan.
Baca juga: Sholat Dhuha: Ibadah Sunnah yang Membuka Pintu Rezeki dan Menenangkan Jiwa
Dzikir menjadi cara praktis tanpa mengeluarkan effort yang banyak tapi efeknya dapat menenangkan hati, menguatkan kesabaran, dan menjaga ketenangan jiwa.
Karena hidup di zaman sekaran seringkali membawa stres, tekanan, dan tantangan yang tidak mudah.
Dzikir menjadi resolusi awal tahun ini untuk selalu mengandalkan Allah dalam menghadapi masalah, bukan hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Dengan dzikir, setiap masalah menjadi lebih ringan karena hati selalu merasa dekat dengan Allah Swt.
Resolusi yang paling penting adalah konsistensi.
Dzikir bukan hanya dilakukan di awal tahun atau ketika merasa butuh, tetapi dijadikan kebiasaan yang berkelanjutan sepanjang tahun.
Konsistensi dalam berdzikir membantu membentuk karakter muslim yang sabar, bersyukur, dan selalu sadar akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Dzikir Sebelum Tidur: 13 Amalan Sunnah agar Tidur Penuh Berkah
Memperbanyak dzikir sebagai bagian dari resolusi awal tahun bukan hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga membawa ketenangan, keberkahan, dan kedekatan dengan Allah.
Dengan tujuh resolusi ini, tahun baru menjadi acuan untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menjadikan setiap hari lebih bermakna. (MG Dara Anggun Feroynica Dzulhy)