TRIBUNJATIM.COM - Kejadian pengunjung Taman Safari Bogor nekat keluar dari mobil di area terlarang, viral di media sosial.
Bahkan tidak hanya keluar mobil, pengunjung yang diduga ibu-ibu itu juga melakukan hal yang tak terduga lainnya.
Diduga kejadian ini terjadi di wilayah Taman Safari Bogor, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Baca juga: Misnawati Nelangsa Kebun Dilumat Habis Gelondongan Kayu saat Banjir, Kini Jual Daun Buat Makan
Dalam video yang dilansir dari akun Thread vivisvtr, terlihat ada seorang wanita mengenakan baju hitam dan rok abu-abu mendadak keluar dari mobilnya.
Sambil mendekati kandang, emak-emak tersebut melemparkan sesuatu ke arah jerapah.
Tak cuma sekali, emak-emak tersebut sampai dua kali melempar sesuatu ke dekat kandang.
Sementara pengunjung Taman Safari lainnya tertib memberi makan jerapah hanya dari mobil saja.
Tapi ibu-ibu tersebut tetap keluar mobil dan mendekat ke arah kandang jerapah.
Padahal di dekat kandang jerapah tersebut tertulis dengan jelas larangan pengunjung untuk keluar mobil.
"Sepanjang jalan ini dilarang keluar dari mobil," tulis pengumuman Taman Safari.
Terkait dengan cerita di balik video ibu-ibu keluar mobil di area terlarang Taman Safari Bogor, akun vivisvtr mengurai fakta.
Diakui akun vivisvtr, video tersebut ia dapatkan dari temannya yang pada Selasa (30/12/2025), berkunjung ke Taman Safari.
Kata akun tersebut, aksi ibu-ibu keluar mobil tersebut adalah aksi yang membahayakan diri sendiri.
Oleh karena itu, ia pun dibuat geram dengan tingkah pengunjung tersebut.
Akun tersebut tak habis pikir bagaimana pengunjung bisa tidak mematuhi aturan.
"Temen gw kemarin ke Taman Safari, dia kirim video ini. Padahal udah jelas ada larangan turun dr mobil segede itu, tapi masih aja ada manusia lalai yang nekat membahayakan diri sendiri! Ga abis pikir," tulis akun vivisvtr.
Terkait dengan aksi ibu-ibu yang nekat tersebut, pihak Taman Safari Bogor hingga kini belum memberikan respons.
Sebelumnya, kejadian serupa pernah terjadi di bulan Februari 2025.
Kala itu viral satu keluarga kepergok keluar mobil di area terlarang di Taman Safari Bogor.
Detik-detik pengunjung Taman Safari Bogor keluar mobil, pertama kali direkam oleh akun Instagram konten kreator @radendim.
Pengunjung yang terdiri dari ibu-ibu dan gerombolan bocah tersebut tak memperhatikan papan pengumuman yang terpasang.
Awalnya terekam momen saat mobil berpelat nomor polisi F tersebut memasuki area kandang satwa.
Sang perekam yakni Raden Dimas bak terkejut melihat kelakuan pengunjung yang ada di depannya,
Sebab pengunjung tersebut berani keluar dari mobil saat di tengah perjalanan Safari Journey.
Baca juga: Pedagang Kukusan Korban Penganiayaan Preman BKT Kesal Laporannya Ditolak Polisi, Alasan Libur Nataru
Di video, terlihat seorang bocah berbaju motif garis dan celana panjang berlarian ke arah kandang hewan.
Pun dengan dua ibu-ibu yang santai keluar dari mobil.
Padahal di dekat mobil tersebut berhenti ada papan pengumuman agar pengunjung tidak keluar dari mobil.
"Dilarang keluar dari mobil. Do not get out of the car," isi papan pengumuman.
Melihat tingkah pengunjung tersebut, Raden Dimas pun mengurai sindiran.
"Reaksi masuk kebun binatang. Me hanya melihat dari mobil. Akamsi punten. Sampe masuk ke kandang, bintang sungkem nggak tuh?" tulis akun @radendim, dilansir pada Selasa (18/2/2025) .
Terkait video yang ia rekam, @radendim meminta kepada pengunjung agar jangan menirunya.
Sebab ada aturan khusus di Taman Safari Bogor yang harus dipatuhi para pengunjung.
"Siapa pun kamu tetap harus mengikuti peraturan yang ada, apalagi di kebun binatang.
Peraturan dibuat untuk dipatuhi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, bukan malah dilanggar yah teman-teman," kata @radendim.
Terkait dengan viralnya aksi pengunjung yang keluar dari mobil tersebut, akun Taman Safari ramai dikomentari netizen.
Terlihat di akun resmi Taman Safari Bogor, netizen minta agar pengunjung viral tersebut dapat sanksi.
Publik tampaknya gusar dengan aksi pengunjung tersebut yang bak membahayakan diri sendiri.
"Denda aja sihh min kalo lihat pengunjung keluar mobil di area yg berbahaya untuk keluar"
"Minimal di blacklist ga sih pengunjung yang keluar dari mobil? Kalau hewan jadi stress atau ada kejadian lain yang rugi kan pihak taman safari"
"Video viral terkait pengunjung turun dari Mobil di area yang udah jelas terlarang udah diusut belum? Masa iya sih Taman Safari gak ngasih efek jera ke si pelanggar"
Baca juga: Telan Anggaran Rp2,5 Miliar, Gerbang Baru Milik Pemkab Tuai Kritik Warga, Masih Banyak Jalan Rusak
Terkait aksi nekat satu keluarga tersebut, Senior VP Marketing TSI, Alexander Zulkarnain mengurai tanggapan.
Pasca kejadian, pihak Taman Safari kabarnya akan memberikan sanksi tegas sesuai regulasi yang berlaku.
Sanksinya adalah satu keluarga tersebut diblacklist tak boleh ke Taman Safari lagi.
Alasannya, kata Alex, Taman Safari Indonesia merupakan lembaga konservasi in-situ yang berkomitmen pada perlindungan satwa sesuai peraturan pemerintah.
"Mereka sudah keluar dari area, kita akan melarang mereka untuk kembali ke TSI karena plat nomor mobil sudah diketahui," ujar Alex kepada TribunnewsBogor.com.
Lebih lanjut, Alexander Zulkarnain pun meminta kepada pengunjung untuk mematuhi aturan yang berlaku di TSI Bogor.
Ia meminta kepada pengunjung agar tetap berada di dalam kendaraanya masing-masing dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada pengunjung agar kejadian serupa tidak terulang. Mari bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian satwa di Taman Safari Indonesia," pungkasnya.
Ditegaskan Alex, pihaknya tidak membenarkan aksi yang dilakukan oleh oknum pengunjung yang nekat keluar mobil di area terlarang.
"Kami menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya dan melanggar peraturan Taman Safari Indonesia," imbuh Alex.
Jika pengunjung ingin berinteraksi lebih dekat dengan satwa, maka dapat mengunjungi area Baby Zoo.
Di area tersebut, pengunjung bebas melakukan interaksi dengan aman di bawah pengawasan tim perawat hewan.
"Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami," ucap Alex.