Mahasiswa Denpasar Ditemukan Tewas di Tukad Bangkung, Titip Pesan Terakhir ke Orangtua
January 02, 2026 01:03 PM

 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Seorang mahasiswa dengan inisial MKA (21) ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Jumat 2 Januari 2026.

Pemuda yang tinggal di Denpasar Selatan itu diduga mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas jembatan yang memiliki ketinggian sekitar 60 meter.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.32 Wita, setelah warga melaporkan adanya satu unit sepeda motor terparkir mencurigakan di atas jembatan.

Baca juga: Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung Dikebut Pasca Tragedi Ulah Pati

Mirisnya lagi, meski sudah diberikan besi pembatas, namun masih saja ada warga yang nekat melakukan ulah pati.

Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya saat dikonfirmasi mengatakan jika warga curiga karena sepeda motor jenis Yamaha Lexy warna biru dengan nomor polisi DK 2115 AEX terparkir dengan kondisi kunci masih tergantung.

Sementara helm dan tas masih berada di atas motor.

Baca juga: MASALAH PRIBADI MEMUNCAK! Seorang Pemuda Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung Badung

"Setelah menerima informasi, anggota langsung menuju TKP dan melakukan pengecekan identitas kendaraan," ujar AKP Arnaya.

Dari hasil penelusuran, diketahui kendaraan tersebut milik seorang mahasiswa kelahiran Buleleng, 26 Oktober 2004, yang berdomisili di Banjar Kerta Sari, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.

Karena diduga ulah pati, petugas kemudian melakukan pencarian ke bawah jembatan bersama warga sekitar. 

Baca juga: LAGI! Seorang Pria Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung Bali, Pemasangan Realing Belum Rampung

"Pada pukul 07.51 Wita, kita bersama warga menemukan mahasiswa ini  di dasar jembatan bagian selatan dalam kondisi meninggal dunia," bebernya.

Setelah ditemukan, langsung dilakukan evakuasi jenazah yang dilaksanakan sekitar pukul 09.45 Wita.

Evakuasi tersebut melibatkan personel Polsek Petang, Tim Identifikasi Polres Badung, Tim SAR Brimob Batalyon B Mengwi, serta tenaga medis Puskesmas II Petang.

Baca juga: RAILING Jembatan Tukad Bangkung Mulai Dipasang, Pemasangan Ditarget 4 Bulan

"Jenazah  berhasil dievakuasi ke atas jembatan pada pukul 10.15 Wita, kemudian dibawa menggunakan ambulans PMI Badung ke RS Mangusada Kapal untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

Hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Badung dan tim medis menunjukkan adanya luka lecet pada tubuh korban, luka benturan di bagian belakang kepala, serta darah keluar dari hidung dan telinga.

Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Di lokasi kejadian, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang milik MKA, di antaranya dompet berisi uang tunai dan identitas, handphone, powerbank, helm, tas, serta sandal yang ditemukan di atas pagar jembatan.

Selain itu pada ponselnya  juga ditemukan pesan WhatsApp dengan keluarga yakni orang tuanya.

Pesan tersebut  berisi permintaan maaf kepada orang tua, sebelum kejadian.

"Untuk motif masih kami dalami. Namun dari pesan terakhir korban kepada keluarga, diduga ada permasalahan keluarga," imbuhnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.