TRIBUNBENGKULU.COM - Kabar kurang sedap menerpa rumah tangga komedian Boiyen dengan Rully Anggi Akbar.
Pernikahan mereka yang baru seumur jagung itu sudah diterpa kabar bahwa sang suami memiliki utang sebesar Rp400 juta.
Bahkan Rully Akbar terancam bakal dipolisikan oleh investor jika tak mengembalikan uang tersebut.
Hingga kini menurut penelusuran TribunBengkulu, baik Rully Akbar maupun Boiyen belum memberikan keterangan apapun soal ini.
Keduanya memilih bungkam, namun dugaan suami Boiyen terlilit utang sudah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Pernikahan Boiyen dan suaminya memang sempat mengejutkan publik.
Sebab, selama ini Boiyen sangat tertutup soal pasangannya, tak disangka dirinya justru menampilkan foto bahwa dirinya sudah menikah dengan Rully Akbar.
Kini netizen ramai menaruh kecurigaan terhadap Rully Akbar soal motif pernikahan yang terbilang dadakan tersebut.
"Emang aneh dari awal mosok S3 ngejar spek Boiyen dan tiba-tiba ngajak kawin. Kok kayaknya ada yang diincer yang jelas bukan cantiknya tapi hartanya," tulis netizen thread sembari membagikan foto Boiyen bersama Rully Akbar, Jumat (2/1/2026).
Ancaman Investor Terhadap Suami Boiyen
Pihak investor berinisial RF melalui kuasa hukumnya, Santo Nababan, melayangkan peringatan keras kepada suami Boiyen.
Santo menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum pidana jika RA tidak segera melunasi kewajibannya terkait dana investasi usaha "Satemann Indonesia".
Adapun tenggat waktu atau deadline yang diberikan oleh pihak pelapor adalah hingga tanggal 5 Januari 2026 mendatang.
"Jika lewat dari tanggal 5, kami akan melakukan upaya hukum pidana," tegas Santo Nababan saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).
Santo menjelaskan bahwa langkah pidana menjadi prioritas utama mereka sebelum masuk ke ranah perdata. Hal ini didasari oleh bukti-bukti yang telah dikumpulkan tim kuasa hukum.
"Sesuai dengan bukti-bukti yang kami miliki dan informasi yang sudah kami kumpulkan, kami mempunyai keyakinan bahwa diduga telah terjadi penipuan dan penggelapan dalam prosesnya," lanjutnya.
Sebelumnya, RA sempat meminta pelonggaran waktu hingga 15 Januari 2026 untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak klien Santo.
"Klien kami hanya memberikan waktu sampai tanggal 5 Januari 2026 untuk segera membayar, segera melunasi, segera memberikan yang sesuai dengan hak klien kami," ujar Santo.
Pihak kuasa hukum pun mengimbau RA untuk menunjukkan itikad baiknya sebelum batas waktu tersebut berakhir. Jika tidak, laporan polisi dipastikan akan segera dilayangkan.
"Kami ingatkan, kami tidak main-main. Kami akan menempuh upaya pidana maupun perdatanya," pungkasnya.
Sosok Suami Boiyen
Nama lengkap: Rully Anggi Akbar
Nama panggilan: Ezel
Tanggal lahir: 7 Agustus 1991
Usia: 34 tahun
Agama: Islam
Hobi: Traveling
Instagram: @rullyanggiakbar
Profil Rully Anggi Akbar
Rully Anggi Akbar, yang dikenal dengan nama Ezel, lahir pada 7 Agustus 1991. Di usia 34 tahun, ia terpaut empat tahun lebih muda dari Boiyen.
Berdasarkan profil LinkedIn, Ezel menekuni dunia akademik, profesional, dan bisnis. Ia merupakan dosen tetap di Politeknik Sahid Jakarta sekaligus dosen tamu di sejumlah kampus di Indonesia.
Tak hanya berkegiatan di dunia pendidikan, Ezel juga terjun ke sektor usaha. Ia mengelola bisnis kuliner yang beroperasi di Yogyakarta dan Jakarta.
Sebelum mendalami bisnis dan akademik, Ezel pernah bekerja di bidang pemasaran, mulai dari tim marketing The Westlake Hotel and Resort hingga menjabat sebagai marketing manager di Gatra Mega Berjangka.
Adapun sejumlah usaha yang pernah dan masih ia jalankan meliputi Teman Travel Tour (sejak 2014), Restaurant Consultant (sejak 2017), serta menjadi owner CV Sateman Indonesia sejak 2022.
Sumber Kekayaan Rully Anggi Akbar
Nama Rully Anggi Akbar memang belum akrab di telinga publik. Berbeda dengan Boiyen yang kerap tampil di televisi, Rully lebih memilih menjaga privasi.
Akun Instagram pribadinya hanya berisi 16 unggahan, sebagian besar berupa foto lama dari periode 2020–2024.
Namun salah satu foto pentingnya memperlihatkan momen wisuda S3, di mana ia menuliskan bahwa dirinya merupakan lulusan Doktor Pariwisata UGM tahun 2022.
Dari latar pendidikan tersebut, muncul gambaran bahwa Rully bukan sosok sembarangan.
Ia memiliki fondasi akademis yang kuat dan selama bertahun-tahun aktif mengembangkan diri dalam dunia pendidikan serta industri pariwisata.
Berdasarkan profil LinkedIn-nya, pria berusia 34 tahun ini telah berkecimpung sebagai akademisi sejak 2013.
Ia tercatat sebagai dosen tetap di Politeknik Sahid Jakarta, sekaligus pernah menjadi dosen tamu di sejumlah kampus lain.
Fokus keilmuannya berada pada pariwisata dan hospitality, dua bidang yang sangat erat dengan kebutuhan industri modern.
Tak hanya berkutat di dunia akademik, Rully juga mencurahkan energinya pada dunia wirausaha. Ia menjalankan bisnis kuliner bernama Sateman Indonesia, sebuah rumah makan di Yogyakarta yang menyajikan aneka sate dengan berbagai bumbu dan konsep kekinian.
Usaha ini sudah berjalan cukup lama dan dikenal memiliki pelanggan loyal, terutama di kalangan pecinta kuliner Nusantara.
Dengan kombinasi sebagai akademisi, praktisi pariwisata, dan pengusaha kuliner, tak heran bila sumber penghasilan Rully terbilang beragam dan stabil.
Posisinya sebagai dosen tetap, ditambah bisnis kuliner yang berkembang, membuatnya memiliki fondasi finansial yang kuat.
Di luar pekerjaan, Rully dikenal memiliki hobi bertualang.
Dalam biodata profesionalnya, ia menuliskan bahwa sejak tahun 2016 ia sudah menjelajahi 36 provinsi di Indonesia.
Tak hanya itu, ia juga telah mengunjungi lebih dari 23 negara, mulai dari Nepal, India, Filipina, hingga Jerman dan Belanda.
Kecintaannya pada perjalanan ini selaras dengan latar belakangnya sebagai akademisi pariwisata.
Pengalaman keliling dunia tersebut memperkaya wawasannya, sekaligus menjadi modal penting dalam menjalankan bisnis dan karier akademiknya.