Sempat Stop di Tahun Baru 2025, Biskita Transpakuan Bogor Kini Kembali Berhenti Beroperasi
January 02, 2026 03:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Biskita Transpakuan Kota Bogor kembali berhenti beroperasi.

Kepala Dinas Perhuhungan (Kadishub) Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan, Biskita berhenti beroperasi sejak Kamis (1/1/2026).

Padahal kini Pemerintah Kota Bogor sedang menjalankan program penghapusan 1.940 unit angkot tua.

Pemberhentian disebabkan berakhirnya kontrak kerja sama antara Pemkot Bogor dengan PT Kodjari sudah.

“Per 31 Desember itu selesai (kontrak). Per 1 Januari otomatis tidak ada pengadaan jasa,” kata Sujatmiko saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).

Penghentian operasional Biskita Transpakuan berlaku untuk semua koridor. 

Semua koridor tidak bisa melayani warga sampi batas waktu yang belum ditentukan.

"Tapi mudah-mudahan cepat,” ujarnya.

Pemberhentian Biskita ini di Kota Bogor bukan kali pertama.

Tahun lalu atau 2025 pada tanggal 1 Januari Biskita saat itu berhenti.

Saat itu disebabkan karena adanya perubahan lembaga Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menjadi Direktorat Jendral (Ditjen) Integrasi Transportasi Multimoda. 

Program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan Kota Bogor pun akhirnya dihentikan sementara waktu, oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub) selama empat bulan atau sampai April 2025.

Pada 8 April 2025 moda transportasi umum itu akhrinya kembali mengaspal namun hanya dua koridor saja yakni Koridor 1 dan 2.

Pemkot terus berupaya hingga akhirnya pada tanggal 6 Oktober 2025 lalu, dua koridor yakni Koridor 5 dan 6 beroperasi.

Untuk Koridor K5 melayani rute Ciparigi hingga Stasiun Bogor, dan Koridor K6 melintas dari Parungbanteng hingga Stasiun Bogor. 

Jadi total layanan Biskita Transportasi yang sempat beroprasi pada tahun 2025 sebanyak empat koridor. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.