Banda Aceh (ANTARA) - Forum Generasi Bencana (GenRe) Aceh memberi dukungan psikososial kepada anak-anak korban bencana banjir bandang dan longsor di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Ketua Forum GenRe Aceh Derli Andika di Banda Aceh, Jumat, mengatakan dukungan psikososial tersebut diberikan untuk mengurangi kecemasan, emosional, mental, dan mengurangi stres akibat bencana alam yang dialami anak-anak.

"Dukungan psikososial ini untuk memulihkan mental anak-anak yang terdampak bencana alam. Apalagi, mereka tinggal di pengungsian yang kondisinya berbeda dengan sebelum bencana terjadi," katanya.

Ia mengatakan program dukungan psikososial tersebut diberikan kepada anak dan remaja di beberapa titik terdampak bencana, di antaranya di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Tenggara.

"Dukungan psikososial bagi anak-anak dan remaja merupakan upaya membantu pemulihan emosional dan menumbuhkan kembali rasa aman serta harapan kepada mereka," kata Derli Andika.

Forum GenRe Aceh merangkul dan melibatkan anak-anak usia tiga hingga sembilan tahun, remaja usia 10 hingga 19 tahun atau remaja usia awal dan tengah, remaja usia akhir 20 hingga 24 tahun.

Dalam kegiatan tersebut, katanya, anak-anak menyimpan cerita yang tidak selalu mampu mereka ucapkan setelah mereka tinggal dibalik tenda-tenda pengungsian.

"Bencana banjir bandang dan tanah longsor telah merenggut rasa aman, memutus rutinitas, dan menyisakan kecemasan yang diam-diam tumbuh di hati mereka, dan ini harus dipulihkan agar mereka kembali hidup normal," katanya.

Didampingi Sekretaris Forum GenRe Aceh Indri Aprilia, Derli Andika menyebutkan ketakutan terhadap hujan, suara keras dan malam yang panjang menjadi bagian dari hari-hari yang harus mereka lalui. Artinya, dari kondisi terkini, mereka masih trauma akan bencana.

Selain memberi dukungan psikososial kepada penyintas bencana, Forum GenRe Aceh juga menyalurkan bantuan pangan, air minum, dan pakaian layak pakai dari donasi yang terkumpul sejak 15 hari setelah bencana.

"Selain memberi dukungan psikososial kepada anak-anak dan remaja, kami juga memberikan dukungan kesehatan mental kepada korban bencana dari kalangan kelompok rentan lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lanjut usia," kata Derli Andika.