Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATN.COM, PONOROGO - Laznas Darunnajah bersama Pondok Modern Darussalam Gontor kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Penyaluran bantuan yang melibatkan berbagai pondok pesantren ini merupakan kali ketiga dilakukan sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan terhadap masyarakat terdampak.
Pada tahap ketiga ini, total bantuan yang dikirim mencapai 9 ton, terdiri dari kebutuhan pokok dan logistik penting bagi para korban. terdiri dari sembako, perlengkapan shalat, pakaian layak pakai, dan perlengkapan tidur.
Penyaluran bantuan mulai diberangkatkan pada Kamis, 25 Desember 2025, dari Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta.
Penyaluran bantuan yang melibatkan berbagai pondok pesantren ini merupakan kali ketiga dilakukan sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan terhadap masyarakat terdampak.
Baca juga: Jalan Pacitan-Ponorogo Terendam Banjir, Balai Desa Ngampel Tergenang, Sejumlah Motor Mogok
Penyaluran bantuan diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat solidaritas antarumat, khususnya peran pesantren dalam aksi-aksi kemanusiaan di berbagai daerah terdampak bencana.
Bantuan yang akan disalurkan ini merupakan hasil pengumpulan dari santri, alumni, guru, dan masyarakat luas.
"Bantuan ini adalah hasil pengumpulan bersama dari berbagai kalangan, dari yang kecil hingga yang besar, dan jumlahnya hampir mencapai 9 ton,” ungkap Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Bencana yang melanda wilayah Sumatra menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan kehidupan masyarakat. Rumah-rumah rusak, aktivitas ekonomi terhenti, dan banyak warga yang kehilangan tempat tinggal.
Baca juga: Anggaran Macet, 7 Satuan Pelayanan Gizi di Ponorogo Berhenti Beroperasi Sementara
“Bantuan yang disalurkan harapan saya dapat meringankan beban mereka yang terdampak, serta mendukung pemulihan di kawasan yang rusak. Seluruh amal ibadah yang dilakukan dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan ini diterima oleh Allah SWT, serta dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," tambahnya.
Bahwa, jelas dia, distribusi bantuan kali ini juga melibatkan pondok pesantren di wilayah penerima, seperti Pondok Pesantren Mawaridussalam dan Pondok Pesantren Darul Hijrah Al-Madaniyah Gayo Lues, dengan dukungan dari IKPM Sumut dan IKPDN Sumut.
Selain itu, tim Laznas Darunnajah juga melakukan perjalanan darat untuk menyambangi sejumlah pondok pesantren di sepanjang perjalanan, termasuk Pondok Modern Arrosyid, Pesantren Modern Darul Hijrah Al-Madaniyyah, dan Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah.
Direktur Amidas Gontor, M. Hanif Hafidz, menyampaikan bahwa partisipasi Amidas Gontor dalam aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan pengabdian kepada umat.
“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar dalam situasi bencana. Melalui penyaluran air mineral ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban para korban. Kolaborasi bersama Laznas Darunnajah ini menjadi bentuk sinergi antarlembaga pesantren dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.