Dijuluki Nepal van Java, Ini Daya Tarik Dusun Butuh di Lereng Gunung Sumbing
January 02, 2026 06:14 PM

TRIBUNJOGJA - Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan suasana khas pegunungan ala Nepal.

Di Magelang, Jawa Tengah, ada sebuah desa yang dijuluki Nepal van Java karena pemandangannya yang unik dan memikat.

Julukan ini disematkan pada Dusun Butuh, sebuah perkampungan yang berada di lereng Gunung Sumbing.

Rumah-rumah warga tersusun bertingkat mengikuti kontur lereng, menciptakan panorama yang sekilas mengingatkan pada desa-desa pegunungan di Nepal.

Dari kejauhan, desa ini tampak seperti lukisan hidup dengan latar gunung hijau yang menjulang.

Tak heran jika Nepal van Java kerap viral di media sosial dan menjadi incaran wisatawan yang ingin berburu suasana berbeda tanpa harus meninggalkan Pulau Jawa.

Baca juga: Cano Cristales: Sungai Pelangi yang Jadi Keajaiban Alam Langka Kolombia

Awal Mula Julukan Nepal van Java

Nama Nepal van Java sebenarnya bukan nama resmi desa, melainkan julukan yang muncul dari para wisatawan dan warganet.

Bentuk permukiman yang berundak, dipadu udara sejuk pegunungan, membuat banyak orang menyamakan suasananya dengan kawasan Himalaya.

Seiring waktu, julukan "Nepal Van Java" semakin populer dan membawa Dusun Butuh dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Magelang.

Dari kampung biasa, kawasan ini perlahan berkembang menjadi desa wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Daya Tarik yang Membuat Wisatawan Betah

Pengunjung bisa menikmati panorama lereng Gunung Sumbing yang hijau, deretan rumah warga yang tertata alami, serta udara sejuk yang jarang ditemui di kawasan perkotaan.

Banyak sudut desa yang menjadi spot foto favorit, mulai dari gardu pandang hingga teras-teras desa dengan latar pegunungan.

Tak hanya soal pemandangan, suasana di sini juga terasa lebih tenang.

Aktivitas warga yang sederhana seperti bertani justru menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan pengalaman wisata yang lebih dekat dengan kehidupan lokal.

Harga Tiket Masuk dan Jam Kunjungan

Untuk menikmati pesona Nepal van Java, pengunjung hanya perlu merogoh kocek yang relatif terjangkau.

Harga tiket masuk biasanya berkisar Rp10.000 per orang, dengan biaya parkir terpisah. 

Destinasi ini umumnya buka setiap hari dari pagi hingga sore, sekitar pukul 06.30–17.30 WIB, waktu terbaik untuk menikmati pemandangan sebelum kabut turun atau matahari terlalu terik.

Cara Menuju Nepal van Java

Nepal van Java terletak di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Rute umum melewati Kota Magelang menuju Pasar Kaliangkrik, lalu dilanjutkan ke arah Dusun Butuh.

Jalan menuju lokasi cukup menanjak dan sempit di beberapa titik, sehingga pengunjung disarankan memastikan kondisi kendaraan prima atau memanfaatkan jasa ojek wisata setempat.

Tips Berkunjung agar Lebih Maksimal

Agar pengalaman berkunjung lebih nyaman, sebaiknya datang pagi hari saat udara masih segar dan pemandangan terlihat lebih jelas.

Gunakan alas kaki yang nyaman karena area desa memiliki jalur menanjak.

Yang tak kalah penting, karena ini merupakan kawasan permukiman warga, pengunjung diharapkan tetap menjaga sopan santun dan kebersihan lingkungan.

Nepal van Java membuktikan bahwa pesona wisata tak selalu harus mewah.

Keindahan sederhana yang berpadu dengan alam dan kehidupan lokal justru menjadi daya tarik utamanya.

Bagi pencinta wisata alam dan pemburu destinasi unik, Nepal van Java layak masuk dalam daftar perjalanan.

Tanpa paspor, tanpa penerbangan jauh, cukup melangkah ke lereng Gunung Sumbing untuk merasakan sensasi “Himalaya” versi Jawa.

(MG ADZKIA HAFIDZA ELFADZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.