Harga Emas di Palembang Awal Tahun Masih Stabil, Dibanderol Rp 14 Juta Per Suku 
January 02, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Harga emas di Kota Palembang pada awal tahun masih stabil, Jumat (2/1/2026). Per Suku dibanderol Rp 14 juta atau sama dengan harga pada akhir tahun lalu. 

Seperti yang terpantau di Toko Emas Makmur Jaya Palembang. Di toko ini harga emas masih stabil diharga Rp 14 juta per suku untuk berat satu suku atau berat 6,7 gram untuk emas perhiasan dengan kadar 92 persen.

Sementara itu harga emas perhiasan per gram juga masih dibanderol Rp 2.090.000 per gram. 

Begitu juga harga emas di Toko Laris Pasar 16 Ilir Palembang. 

Baca juga: Daftar Harga Emas Antam di Kota Palembang Hari Ini, Kamis 1 Januari 2026

Harganya dibanderol Rp 14,2 juta per suku untuk cincin atau 6,7 gram, sedangkan harga emas perhiasan kalung dan gelang dibanderol Rp 14,1 juga per suku.

Sementara itu harga emas Antam hari ini yang dijual di butik Antam Palembang harganya naik sedikit Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.488.000 per gram menjadi Rp 2.504.000 per gram.

Sedangkan harga buyback Logam Mulia juga ikut naik Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.347.000 per gram menjadi Rp 2.363.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 141.000 per gram.

Sedangkan harga emas Galeri 24 Pegadaian dibanderol sama dengan harga kemarin yakni Rp2.537.000 per gram.

Sedangkan harga buy backnya juga tetap  stabil diharga Rp2.379.000 per gram sama dengan harga kemarin.

Tetap Jadi Investasi Andalan

Meski harga emas cendrung stabil di awal tahun, namun emas dinilai tetap akan jadi instrumen investasi yang tetap menjanjikan dan bakal dicarikan konsumen tahun ini.

Marketing Regional Galeri 24 Pegadaian Area Palembang, Ricky Darmawan mengatakan, emas prospeknya tetap positif di 2026, masih layak jadi pilihan investasi jangka menengah panjang.

Sebab semakin lama disimpan harga akan semakin naik, begitu juga jika disimpan tidak terlalu lama waktunya tetap akan untung karena harga diprediksi tetap akan naik.

Dia menyebut harga emas tahun ini dinilai tetap akan naik meski tidak sekencang tahun lalu yang naik drastis dan paling tinggi sepanjang sejarah.

"Kenaikan mungkin lebih lambat/terukur dibanding 2025 karena beberapa faktor kebijakan dan ekonomi, namun, risiko geopolitik, permintaan safe haven, pembelian bank sentral, dan suku bunga rendah masih mendukung harga emas," kata Ricky, Jumat (2/1/2025).

Hal senada juga disampaikan pemilik Toko emas Makmur Jaya, Awi mengatakan stabilnya harga emas disebabkan oleh efek dampak aksi taking profit menjelang pergantian tahun menjadi alasan anjloknya harga logam sehingga menyetop tren kenaikan harga emas.

Awal tahun baru ini juga perdagangan emas dunia masih belum kencang efek libur panjang tahun baru.

Dia mengatakan, diprediksi emas tetap akan moncer dan jadi instrumen investasi yang menjanjikan.

Apalagi jika kualitas emasnya bagus, semakin lama disimpan maka harga kembalinya lagi akan semakin mahal mengikuti harga jual yang berlaku saat emas itu dijual kembali.

"Emas itu harganya akan terus naik, kalaupun turun tidak akan terlalu jatuh tapi cenderung terus naik dari tahun ke tahun," katanya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.