Kapal Tanker Venezuela Pasang Bendera Rusia, Diduga Akali Blokade Amerika Serikat
January 02, 2026 06:42 PM

Sebuah kapal tanker minyak bernama Bella 1 yang menuju Venezuela dilaporkan melakukan penyamaran dengan melukis bendera Rusia di lambung kapal (2/1/2026).

Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menghindari intervensi militer.

Serta upaya penyitaan oleh Amerika Serikat saat kapal itu hendak mengambil muatan minyak.

Bella 1 sebelumnya diketahui terdaftar di Guyana, namun status tersebut tidak lagi tercatat secara resmi setelah dikonfirmasi oleh otoritas setempat.

Saat berlayar di perairan Karibia, kapal itu tidak mengibarkan bendera nasional yang sah.

Sehingga secara hukum internasional dianggap sebagai kapal tanpa kewarganegaraan.

Kondisi tersebut membuat Bella 1 berpotensi disita, terlebih AS telah mengeluarkan surat perintah penyitaan.

Karena kapal itu memiliki riwayat pengangkutan minyak yang dikaitkan dengan aktivitas terlarang.

Meski demikian, tindakan naik ke atas kapal dinilai berisiko karena sikap kru yang dianggap tidak kooperatif.

Penjaga Pantai AS akhirnya memilih untuk memantau pergerakan kapal dari jarak aman.

Tak berselang lama, Bella 1 kemudian mengubah identitasnya dengan mengecat bendera Rusia di lambung kapal dan mengalihkan arah pelayaran ke barat laut.

Arah tersebut mengindikasikan tujuan baru menuju wilayah Eropa Utara, termasuk kawasan sekitar Greenland atau Islandia.

Status baru kapal itu juga mengklaim terdaftar sebagai Marinera dengan bendera Rusia serta pelabuhan asal di Sochi.

Perubahan identitas dan rute pelayaran ini menunjukkan upaya Bella 1 untuk tetap melanjutkan perjalanan sekaligus menghindari intervensi militer Amerika Serikat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.