TRIBUNJAKARTA.COM - Isu perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya terus menjadi perbincangan publik.
Ahli kartu tarot, Denny Darko, mengatakan kabar cerai tersebut sepertinya hanya sementara.
Pasalnya, isu tersebut merupakan strategi besar Ridwan Kamil yang berkaitan dengan masa depan karier sang istri.
Denny Darko melihat perceraian ini bak sebuah 'tombol reset'.
Ia memperkirakan langkah tersebut diambil bukan karena benar-benar disebabkan keretakan hubungan rumah tangga, tetapi upaya untuk mengulang kembali posisi dan citra Ridwan Kamil dari nol.
Upaya itu penting demi memuluskan karier Atalia ke depan.
Dari pembacaan kartu tarotnya, ia melihat justru ada potensi kenaikan karier Atalia setelah kasus ini mereda.
Bahkan, ia memprediksi peluang rujuk mereka akan terbuka lebar jika strateginya berjalan sesuai rencana.
"Jadi ini bukan lah sebuah perceraian yang akan memisahkan. Ini adalah perceraian menuju ke sebuah titik rujuk yang akan terjadi di saat Bu Cinta nanti akan menempuh perjuangan politik," tambahnya.
Kendati demikian, Denny menegaskan bahwa semua yang disampaikannya merupakan prediksi pribadi dari hasil pengamatannya lewat kartu tarot.
Menurut Denny, segala upaya akan ditempuh Ridwan Kamil sekalipun harus mengorbankan cintanya dengan Atalia.
Sebab, hubungan antara Ridwan Kamil dan Atalia bisa jadi akan membunuh karier sang istri kelak.
Ridwan Kamil dinilai sudah melakukan hitung-hitungan politik dalam merancang strateginya ini.
"Mungkin, kalian menganggap bahwa kok cinta dianggap sebagai sebuah permainan politik dan sebagainya, tapi saya kira saat sebuah tuduhan perselingkuhan yang dianggap sebagai cinta ini tadi digunakan untuk membunuh karier seseorang maka mengapa tidak?" katanya.
"Jika ternyata cinta itu tadi dipergunakan juga sebagai sebuah upaya penyembuhan yang akan membawa dua orang yang sebenarnya kalau kita tarik ke belakang satu setengah tahun yang lalu, mereka ini sangat moncer dengan karier politiknya yang akan kembali lagi dan dihormati. Dan juga akan menjadi sebuah contoh di mana dalam perpolitikan apapun itu halal untuk dilakukan," pungkasnya.