TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung dipastikan akan berhadapan dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC, di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
Pertemuan ini menjadi ajang reuni bagi kedua tim yang sebelumnya sempat bersua dalam laga uji coba pramusim di Thailand.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, optimistis menatap laga ini.
Mengacu pada hasil imbang 2-2 saat pramusim lalu, Bojan menilai kekuatan Ratchaburi berada dalam jangkauan Maung Bandung.
"Meskipun itu laga uji coba, saya melihat ini adalah tim yang bisa kami tantang," ujar Bojan usai memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Baca juga: Jadwal Persib Bandung Januari 2026: Ada Duel El Clasico Lawan Persija dan Babak 16 Besar ACL 2
Keuntungan besar didapat Persib karena laga penentuan (leg kedua) akan digelar di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Bojan yakin dukungan penuh Bobotoh akan menjadi tekanan mental bagi Ratchaburi FC.
"Jika stadion penuh, itu tentunya tidak akan mudah bagi lawan. Kami merasa cukup senang dengan hasil undian ini," tambahnya.
Namun, di balik optimisme tersebut, Bojan Hodak memberikan catatan kritis terkait jadwal Liga 1 yang sangat padat.
Persib terancam harus melakoni laga tandang melawan Borneo FC pada 16 Februari 2026, lalu hanya berselang dua hari langsung menjamu Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026.
Jeda dua hari yang terpotong perjalanan panjang dari markas Borneo FC dinilai sangat tidak ideal dan berisiko menurunkan performa pemain di level internasional.
"Sekarang kami fokus meminta penjadwalan ulang di liga."
"Jika PSSI dan operator liga ingin wakil Indonesia melaju jauh di kompetisi Asia, mereka harus membantu kami terkait jadwal ini," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.(*)