Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Lahan proyek di Kampung Salam Kuning RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang tebingnya ambrol hingga menimbun enam pekerja, rencananya akan dibangun fasilitas olahraga. Tempat olah raga itu menurut informasi berupa lapangan minisoccer.
Sebuah tebing ambrol mengubur enam orang pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Beruntung satu di antara mereka berhsail dievakuasi segera dan selamat.
Peristiwa ini terjadi di RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang hari. Satu orang korban yang selamat itu diselamatkan oleh warga setempat dan rekannya sesama pekerja proyek.
Saat ini lima orang diduga masih tertimbun tanah di sekitar lokasi ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka merupaan pekerja dalam proyek di dataran tinggi tersebut.
Ketua RW 01 Desa Cisempur, Utar mengatakan, proyek yang tengah dikerjakan para korban merupakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai bagian dari persiapan fasilitas olahraga di kawasan tersebut.
Utar menyebutkan, proyek tersebut telah berjalan sekitar dua hingga tiga bulan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara detail teknis pekerjaan maupun pihak pengelola proyek.
“Sudah lama di sini, sekitar dua sampai tiga bulanan pengerjaannya,” katanya.
Baca juga: Hujan Deras Guyur Lokasi Longsor Cisempur Sumedang, Proses Evakuasi Terkendala
Baca juga: Keterangan Ketua RW Soal Tebing Ambrol Kubur 6 Pekerja di Jatinangor Sumedang
Ia juga memastikan bahwa saat kejadian tidak terjadi hujan di lokasi maupun sehari sebelumnya.
“Di sini enggak ada hujan, bahkan dari kemarin juga enggak ada hujan,” ucapnya.
Menurut Utar, para pekerja yang tertimbun bukan warga asli RW 01, melainkan berasal dari wilayah lain di Desa Cisempur, yakni RW 05 dan RW 10.