30 Ribu Orang Kembali ke Jawa Lewat Pelabuhan Ketapang Saat Arus Balik Nataru 2026
January 02, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mulai terasa di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sebanyak 30.600 penumpang tercatat kembali ke Pulau Jawa dari Bali melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk pada Kamis (1/1/2026).

Selain penumpang, arus kendaraan juga terpantau tinggi. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mencatat sebanyak 7.190 unit kendaraan menyeberang dari Bali menuju Jawa pada periode tersebut.

Lonjakan arus balik ini mencerminkan mulai bergeraknya kembali aktivitas masyarakat setelah libur panjang akhir tahun, termasuk pergerakan sektor ekonomi dan logistik.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan pihaknya terus menjaga kesiapan operasional untuk mengantisipasi potensi peningkatan arus balik, terutama pada akhir pekan.

“Kami memastikan kesiapan armada, optimalisasi pola operasi, serta penguatan layanan di lintasan utama, termasuk Ketapang–Gilimanuk dan Merak–Bakauheni, agar arus kendaraan tetap terkendali,” ujar Heru, Jumat (2/1/2026).

Berdasarkan data kumulatif sejak H-10 hingga H+7 Natal 2025, jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 427.910 orang atau turun 4,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara total kendaraan tercatat 121.364 unit atau meningkat 1,8 persen.

Sebaliknya, arus dari Jawa menuju Bali tercatat sebanyak 413.839 penumpang atau turun 4,5 persen, dengan total kendaraan mencapai 110.193 unit atau naik 0,9 persen.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa tingkat pemanfaatan kuota lintasan Bali–Jawa maupun Sumatera–Jawa masih berada di kisaran 21,80 persen. Kondisi ini membuat arus penyeberangan relatif lancar dan terkendali.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan memanfaatkan layanan tiket daring Ferizy.

“Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Tiket penyeberangan sudah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan. Pengguna jasa juga kami imbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem demi keselamatan bersama,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.