Ekspor ke Timor Leste melalui NTT Bukukan Rekor Baru
January 03, 2026 12:19 AM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Indonesia mencacat nilai ekspor tertinggi dalam sehari ke negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nilai ekspor tetinggi itu menjadi rekor baru yang dibukukan PLBN Motaain sejak berdiri pada 2017 lalu. 

Adapun rekor itu tercipta saat total nilai ekspor dalam sehari ke Timor Leste mencapai Rp 5,9 triliun. 

Kepala Pengelolaan PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, mengungkapkan nilai ekspor tersebut sekaligus yang tertinggi dari 15 PLBN di seluruh Indonesia.

"Ekspor tertinggi tercatat terjadi pada tanggal 16 Desember 2025, dalam sehari itu, nilai ekspor mencapai $354 juta atau setara kurang lebih Rp 5,9 triliun ke Timor Leste," ungkap Rika.

Menurut dia, komoditas ekspor terdiri dari beragam jenis produk. Mulai Avtur, furnitur, hingga makanan. 

"Komoditas ekspor seperti Avtur, pestisida, furnitur, sparepart kendaraan bermotor, kosmetik, tomat, hingga makanan dan minuman ringan," imbuh Rika.

Rika mengungkapkan nilai tersebut jauh di atas. rata-rata nilai ekspor harian sebesar Rp 2,1 miliar.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI, Nurdin, menilai peningkatan nilai perdagangan lintas batas mencerminkan peran strategis PLBN sebagai simpul pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

"PLBN tidak hanya berfungsi sebagai pintu gerbang negara, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi perbatasan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelas Nurdin.

Nurdin mengatakan, komoditas ekspor ke wilayah Malaysia didominasi oleh produk buah-buahan dan hasil perikanan. Sedangkan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur didominasi oleh komoditas bahan bangunan dan otomotif.

"Sementara itu, komoditas impor masih didominasi oleh kebutuhan sembako dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan," tambahnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.