TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Berikut ini deretan tips menabung mulai dari bulan Januari 2026.
Memasuki tahun baru 2026 tentu saja banyak kesempatan untuk mengawali awal tahun dengan baik.
Salah satunya adalah dengan menabung.
Pasalnya, menabung sangat dibutuhkan di masa-masa perekonomian saat ini.
Terlebih, di tahun 2026 ini tantangan ekonomi untuk generasi muda sangatlah besar.
Sehingga, memerlukan persiapan yang matang salah satunya dengan menabung.
Pada dasarnya, menabung tak harus dimulai dari bulan Januari.
Baca juga: Kata Mahasiswa IAIN Kendari Sulawesi Tenggara soal Lembaga Penjamin Simpanan: Yakin Menabung di Bank
Namun, mengapa harus memulainya di awal tahun karena bisa menjadi penyemangat untuk konsisten menghadapi 12 bulan mendatang.
Selain itu, mencapai konsistensi periodik dengan memulai hitungan di awal tahun.
Apa yang telah dihasilkan dengan bekerja, wajib dikumpulkan untuk kepentingan di masa mendatang.
Lantas bagaimana cara menabung dan bisa merencanakan keuangan yang benar?
Simak ulasan berikut ini dikutip dari Grid.id:
Hal pertama yang harus dipikirkan saat menabung yakni mengetahui tujuannya.
Sehingga, proses menabung pun lebih terarah.
Misalnya, jika tujuanmu adalah membeli ponsel baru, tentukan harga ponsel tersebut dan kapan kamu ingin membelinya.
Dengan cara ini, kamu bisa menghitung berapa banyak uang yang harus disisihkan setiap bulan untuk mencapainya. Tanpa tujuan yang jelas, menabung bisa terasa membosankan dan tidak ada motivasi. Jika kamu tahu apa yang ingin dicapai, setiap rupiah yang kamu tabung terasa lebih berarti.
Membuat anggaran bulanan adalah langkah pertama yang sangat efektif dalam mengelola keuangan.
Anggaran ini akan membantumu membatasi pengeluaran dan mengidentifikasi bagian mana dari pengeluaranmu yang bisa dikurangi.
Misalnya, kamu bisa mengalokasikan 50 persen dari pendapatan untuk kebutuhan pokok (makan, transportasi, pulsa), 30 % untuk hal-hal yang diinginkan (hiburan, belanja, nongkrong), dan 20 % untuk menabung. Dengan anggaran ini, kamu jadi lebih sadar di mana uangmu pergi dan bisa menghindari pemborosan.
Sistem 50/30/20 adalah cara sederhana dan praktis dalam mengelola pendapatan. Menurut sistem ini, 50?ri pendapatan digunakan untuk kebutuhan pokok, 30 % untuk hal-hal yang tidak terlalu penting tapi tetap diperlukan (misalnya, hiburan atau belanja), dan 20 % sisanya langsung disisihkan untuk tabungan atau investasi.
Sistem ini membantu kamu menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan hidup dan memiliki tabungan yang cukup. Jika kamu bisa mengikuti sistem ini, menabung akan terasa lebih teratur dan terencana.
Salah satu cara yang paling efektif agar bisa menabung adalah dengan menggunakan fitur autodebet dari bank atau aplikasi keuangan. Dengan cara ini, sebagian dari pendapatanmu akan langsung dipindahkan ke rekening tabungan tanpa perlu kamu pikirkan.
Misalnya, jika kamu mendapatkan uang jajan atau pendapatan setiap bulan, atur agar 20?ri jumlah tersebut langsung masuk ke rekening tabungan otomatis. Dengan cara ini, kamu akan lebih sulit tergoda untuk menghabiskan uang sebelum menabung, dan tabunganmu akan tetap tumbuh dengan konsisten.
5. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu
Terkadang kita sering menghabiskan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan, seperti beli camilan, makan di luar, atau membeli barang-barang yang tidak direncanakan. Untuk menabung, kamu perlu lebih bijak dalam mengelola pengeluaran.
Daripada sering membeli makanan di luar, kamu bisa membawa bekal dari rumah. Jika ada hal-hal yang bisa kamu kurangi atau hindari, itu bisa menjadi uang yang bisa kamu alokasikan untuk tabungan. Melakukan evaluasi terhadap kebiasaan belanja dan mengurangi pengeluaran yang tidak penting bisa sangat membantu dalam menabung.
Menabung bisa lebih mudah jika kamu memiliki lebih banyak pendapatan. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan menabung adalah dengan mencari sumber pendapatan tambahan.
Kamu bisa mencoba untuk membuka usaha kecil-kecilan seperti berjualan online, menawarkan jasa les privat, atau bahkan bekerja paruh waktu di sekitar rumah. Pendapatan tambahan ini bisa langsung disisihkan ke tabungan, yang mempercepat pencapaian tujuan keuanganmu. Bahkan, beberapa orang membuat kebiasaan menyisihkan 100 persen pendapatan dari pekerjaan sampingan mereka untuk ditabung.
Banyak orang yang menganggap uang receh atau uang kecil tidak terlalu penting dan sering kali terbuang begitu saja. Padahal, uang receh yang kamu simpan bisa terkumpul menjadi jumlah yang signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Mulai sekarang, cobalah untuk menyisihkan semua uang receh yang kamu terima, dan simpan dalam tabungan atau celengan. Selain itu, kamu tidak boleh meremehkan hal kecil ini.
Sebab, jika kamu bisa menyisihkan Rp 5.000 setiap hari, dalam sebulan kamu bisa menabung Rp 150.000 hanya dari uang receh. Dengan cara ini, kamu bisa menabung tanpa merasa terbebani.
Demikian informasi mengenai beberapa tips menabung di tahun baru 2026 agar lebih melek finansial. Mulailah awal tahun dengan rencana matang soal keuangan. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid.id)